Nadi : 88 x/menit,regular,
isi dan tegangan cukup
Respirasi : 24 x/menit
Suhu : 37,4 °C
Fennel ampuh memperbesar payudara karena memiliki kandungan alami anethole, dianethole dan photoanethole (senyawa yang meningkatkan estrogen dalam tubuh). Fennel juga memiliki phytoestrogen (mirip dengan estrogen) yang menstimulasi pertumbuhan payudara dan meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui.
Nadi : 88 x/menit,regular,
isi dan tegangan cukup
Respirasi : 24 x/menit
Suhu : 37,4 °C
Last Updated on Sunday, 26 October o 09:55Written by eka-kusmawanSunday, 26 October o 09:55
Jangan menganggap remeh pembengkakan yang terjadi pada buah pelir atau zakar atau scrotum, apalagi di situ tempat sumber kejantanan seorang pria. Bisa jadi nantinya memerlukan tindakan operasi untuk mengatasinya. Masih relatif lebih mudah untuk mengenali jenis kelainan buah pelir ini, cukup dari mengetahui keluhan, perjalanan penyakit serta penampakan bengkaknya itu. Memang untuk menegakkan diagnose pasti, membutuhkan pemeriksaan tambahan, seperti test urine dan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Kelainan itu bisa berupa infeksi, proses radang, penumpukan cairan, hernia, puntiran (torsio) tangkai buah pelir atau bisa berupa suatu tumor. Hampir separuh dari kasus kelainan di buah pelir ini harus diselesaikan dengan pembedahan.
Dari umur penderita bisa membantu untuk menduga kelainan ini. Hampir tidak pernah ada kejadian torsio testis (puntiran buah pelir) pada laki di atas 30 tahun. Terbanyak kejadiannya pada golongan remaja atau umur belasan tahun. Jenis tumor testis juga berhubungan dengan faktor usia. Teratoma muncul pada umur 20 – 30 tahun sedangkan Seminoma pada 30 – 50 tahun. Selain dari umur, rasa nyeri dapat pula dijadikan patokan untuk membedakan kasus ini. Nyeri hebat yang munculnya dirasakan tiba-tiba, menyebar ke bagian atas pelipatan paha dan bisa disertai muntah merupakan gejala dari torsio. Tapi kalau nyeri itu munculnya perlahan dari hari ke hari, apalagi disertai panas badan hampir bisa dipastikan bahwa itu menefestasi dari proses infeksi buah pelir (epididymo-orchitis). Gradasi nyeri ini juga muncul pada kasus hernia, yang awalnya dirasakan cuma nek saja, rasa tidak nyaman hingga nyeri hebat kalau sudah terjadi penjepitan atau hernia inkarserata. Pada sebagian kasus lainnya justru nyeri kurang begitu dirasakan, bahkan tidak ada sama sekali, misalnya pada hydrocele (penumpukan cairan di rongga pelir), kiste epididymis atau pun tumor testis. Keterangan penderita lainnya yang bisa dijadikan informasi tambahan menyangkut riwayat buang air kecil, disertai rasa panas atau tidak dan juga apakah bengkak dan rasa tidak nyaman itu awalnya didahului oleh suatu kejadian trauma atau tidak.
Bengkak atau pembesaran itu bisa kelihatan merata dari pelir hingga ke pangkal, dekat dengan pelipatan paha yang kumungkinan itu adalah hernia inguinalis atakah pembesarannya terbatas pada pelirnya saja. Penampakan kulit yang licin lebih menandakan kalau itu akibat dari penumpukan cairan, seperti pada hydrocele dan hipoalbumin odema. Warna kulit kemerahan lebih menandakan suatu proses infeksi, warna gelap kebiruan curiga terhadap trauma atau benturan sedangkan warna kemerahan, lebih tebal dan gatal, jangan-jangan hanya suatu proses alergi akibat gigitan serangga…
Jika dilakukan perabaan, selain mengevaluasi rasa nyeri dibedakan pula apakah dari pembesaran itu masih bisa teraba buah pelir (testis)-nya atau tidak, apakah pembesaran itu kenyal, keras ataukah fluktuatif (perabaan seperti balon terisi cairan). Dalam keadaan testis yang tenggelam dilapisi cairan, jelas sulit untuk merabanya. Akan juga didapatkan test transluminasi –tembus cahaya- yang positif. Pembesaran yang keras di sekitar buah pelir membawa dugaan terhadap tumor atau tumpukan darah yang memadat (chronic haematocele). Ada juga kasus pelebaran pembuluh darah vena yang dikenal dengan nama varicocele, mesensasikan seperti cacing atau ‘a bag of worm’ pada perabaannya. Penderita akan merasakan nek, kemeng terutama saat disentuh.
Jika saat diraba merasakan nyeri dan pembangkakannya masih terbatas di bagian bawah pelir saja, mungkin dengan pemberian therapi obat serta istirahat yang cukup sudah akan dapat menanggulangi penyakit itu. Tapi jika nyeri itu berasal dari pembengkakan atau pembesaran yang merata dari pelipatan paha, pangkal hingga ke bagian bawah pelir, bisa jadi itu merupakan hernia yang masuk ke rongga pelir dan terjepit. Atau suatu nyeri yang dialami anak laki remaja munculnya mendadak saat istirahat dan pada pemeriksaan didapatkan bentuk buah pelir dengan posisi melintang, menandai bahwa itu gejala serta petunjuk khas suatu kasus torsio testis. Untuk kedua kasus yang terakhir ini, pembedahan emergensi menjadi pilihan tepat untuk penanganannya sebelum berkembang menjadi sesuatu yang lebih serius dan mengancam….!
Hernia Inguinalis
Definition :
Hernia Inguinalis adalah suatu keadaan dimana sebagian usus masuk melalui sebuah lubang pada dinding perut ke dalam kanalis inguinalis. Kanalis inguinalis adalah saluran berbentuk tabung, yang merupakan jalan tempat turunnya testis (buah zakar) dari perut ke dalam skrotum (kantung zakar) sesaat sebelum bayi dilahirkan.
Cause :
Biasanya tidak ditemukan penyebab yang pasti, meskipun kadang dihubungkan dengan angkat berat. Hernia terjadi jika bagian dari organ perut (biasanya usus) menonjol melalui suatu titik yang lemah atau robekan pada dinding otot yang tipis, yang menahan organ perut pada tempatnya. Pada pria, hernia bisa terjadi di selangkangan, yaitu pada titik dimana korda spermatika keluar dari perut dan masuk ke dalam skrotum. Hernia inguinalis direk menyebabkan terbentuknya benjolan di selangkangan, sedangkan hernia indirek turun ke dalam skrotum.
Sign & Symptoms :
Biasanya hernia inguinalis menyebabkan terbentuknya benjolan di selangkangan dan skrotum, tanpa rasa nyeri. Jika penderita berdiri, benjolan bisa membesar dan jika penderita berbaring, benjolan akan mengecil karena isinya keluar dan masuk dibawah pengaruh gaya tarik bumi.
Diagnose :
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Benjolan akan membesar jika penderita batuk, membungkuk, mengangkat beban berat atau mengedan.
Treatment :
Hernia inguinalis seringkali dapat didorong kembali ke dalam rongga perut.
Tetapi jika tidak dapat didorong kembali melalui dinding perut, maka usus bisa terperangkap di dalam kanalis inguinalis (inkarserasi) dan aliran darahnya terputus (strangulasi). Jika tidak ditangani, bagian usus yang mengalami strangulasi bisa mati karena kekurangan darah.
Biasanya dilakukan pembedahan untuk mengembalikan usus ke tempat asalnya dan untuk menutup lubang pada dinding perut agar hernia tidak berulang.
Obat-obatan biasanya diberikan untuk mengatasi nyeri setelah penderita menjalani pembedahan.
Kadang setelah menjalani pembedahan penderita dianjurkan untuk memakai korset untuk menyokong otot yang lemah selama masa pemulihan.
Prevention :
Hernia inguinalis seringkali dapat didorong kembali ke dalam rongga perut. Tetapi jika tidak dapat didorong kembali melalui dinding perut, maka usus bisa terperangkap di dalam kanalis inguinalis (inkarserasi) dan aliran darahnya terputus (strangulasi). Jika tidak ditangani, bagian usus yang mengalami strangulasi bisa mati karena kekurangan darah. Biasanya dilakukan pembedahan untuk mengembalikan usus ke tempat asalnya dan untuk menutup lubang pada dinding perut agar hernia tidak berulang. Obat-obatan biasanya diberikan untuk mengatasi nyeri setelah penderita menjalani pembedahan. Kadang setelah menjalani pembedahan penderita dianjurkan untuk memakai korset untuk menyokong otot yang lemah selama masa pemulihan.
Botanical name:
Parts used and where grown
The fennel plant came originally from Europe, where it is still grown. Fennel is also cultivated in many parts of North America, Asia, and Egypt. Fennel seeds are used in herbal medicine.
Fennel has been used in connection with the following conditions (refer to the individual health concern for complete information):
| Rating | Health Concerns |
|---|---|
![]() | Colic (fennel seed oil) Colic (in combination with chamomile, vervain, licorice and lemon balm ) Indigestion and heartburn |
![]() | Irritable bowel syndrome |
Reliable and relatively consistent scientific data showing a substantial health benefit. Contradictory, insufficient, or preliminary studies suggesting a health benefit or minimal health benefit. An herb is primarily supported by traditional use, or the herb or supplement has little scientific support and/or minimal health benefit. | |
Historical or traditional use (may or may not be supported by scientific studies)
According to the Greek legend of Prometheus, fennel was thought to have bestowed immortality.1 Fennel seeds are a common cooking spice, particularly for use with fish. After meals, they are used in several cultures to prevent gas and upset stomach.2 Fennel has also been used as a remedy for cough and colic in infants.
Active constituents
The major constituents, which include the terpenoid anethole, are found in the volatile oil. Anethole and other terpenoids inhibit spasms in smooth muscles,3such as those in the intestinal tract, and this is thought to contribute to fennel's use as a carminative (gas-relieving and gastrointestinal tract cramp-relieving agent). Related compounds to anethole may have mild estrogenic actions, although this has not been proven in humans. Fennel is also thought to possess diuretic (increase in urine production), choleretic (increase in production of bile), pain-reducing, fever-reducing, and anti-microbial actions.4 Fennel was formerly an official drug in the United States and was listed as being used for indigestion.5
How much is usually taken?
The German Commission E monograph recommends 1-1 1/2 teaspoons (5-7 grams) of seeds per day.6 To make a tea, boil 1/2 teaspoon (2-3 grams) of crushed seeds per 1 cup (250 ml) of water for ten to fifteen minutes, keeping the pot covered during the process. Cool, strain, and then drink three cups (750 ml) per day. As a tincture, 1-2 teaspoons (5-10 ml) can be taken three times per day between meals.
Are there any side effects or interactions?
No significant adverse effects have been reported. However, in rare cases fennel can cause allergic reactions of the skin and respiratory tract.7 Anyone with an estrogen-dependent cancer (e.g., some breast cancer patients) should avoid fennel in large quantities until the significance of its estrogen-like activity is clarified.
Are there any drug interactions?
Certain medicines may interact with fennel. Refer to drug interactions for a list of those medicines.
Minyak Adas
Sejarah
Adas merupakan satu dari sernbilan tumbuhan obat yang dianggap berkhasiat di Anglo-Saxon. Di Indonesia telah dibudidayakan dan kadang sebagai tanaman bumbu atau tanaman obat. Turnbuhan ini dapat hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Asalnya dari Eropa Selatan dan Asia, dan karena manfaatnya kemudian banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang. Adas merupakan satu dari sernbilan tumbuhan obat yang dianggap berrnukjizat di Anglo-Saxon. Di Indonesia telah dibudidayakan dan kadang sebagai tanarnan bumbu atau tanaman obat. Turnbuhan ini dapat hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Asalnya dari Eropa Selatan dan Asia, dan karena manfaatnya kemudian banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang.
Tanaman berumur panjang, tinggi 50 cm - 2 m, tumbuh merumpun. Satu rumpun biasanya terdiri dari 3 - 5 batang. Batang hijau kebiru- biruan, beralur, beruas, berlubang, bila memar baunya wangi. Letak daun berseling, majemuk menyirip ganda dua dengan sirip-sirip yang sempit, bentuk jarum, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, berseludang warna putih, seludang berselaput dengan bagian atasnya berbentuk topi. Perbungaan tersusun sebagai bunga payung majemuk dengan 6 - 40 ganggang bunga, panjang ibu ganggang bunga 5 - 1 0 mm, panjang gagang bunga 2 - 5 mm, mahkota berwarna kuning, keluar dari ujung batang. Buah lonjong, berusuk, panjang 6 - 10 mm, lebar 3 - 4 mm, masih muda hijau setelah tua cokelat agak hijau atau cokelat agak kuning sampai sepenuhnya cokelat. Namun, warna buahnya ini berbeda-beda tergantung negara asalnya.
Buah masak mempunyai bau khas aromatik, bila dicicipi rasanya relatif seperti kamfer. Adas menghasilkan minyak adas, yang merupakan hasil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering.
Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industri obat-obatan. Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya adas digunakan bersama-sama dengan kulit b atang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.
Adas memiliki banyak nama, yakni : Hades (Sunda), adas, adas londa, adas landi (Jawa), Adhas (Madura), adas (Bali), wala wunga (Sumba).; Das pedas (Aceh), adas, adas pedas (melayu).; Adeh, manih (Minangkabau). paapang, paampas (Menado).; Popoas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo), ; Papaato (Buol), porotomo (Baree). kumpasi (Sangir Talaud).; Adasa, rempasu (Makasar), adase (Bugis).; Hsiao hui (China), phong karee, mellet karee (Thailand),; Jintan Manis (Malaysia). barisaunf, madhurika (India/Pakistan)
Manfaat
Sebagai anti septik, penghilang racun, mengatasi masalah pencernaan, merangsang sistem pernafasan.Adas bermanfaat meningkatkan pengeluaran air seni (diuretik), membantu pengeluaran angin dari tubuh (karminatif), dan diare.
Beberapa masalah kesehatan yang bisa diatasi dengan adas adalah rematik, eksim, pembengkakan (edema), bisul, campak, cacar, buang air kecil kurang lancar, bau mulut, sariawan, amandel, demam, batuk, susah buang air besar (sembelit), mencegah tumor dan kanker, dan lain-lain.
Kandungan minyak atsiri dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan mikroba dan memberikan aroma harum dari kandungan limonennya. Kandungan flavonoid bermanfaat sebagai antiradang.
Komposisi
Buah : buah masak mengandung bau aromatik, rasa sedikit manis, pedas, hangat, masuk meridian hati, ginjal, limpa, dan lambung.
Daun : berbau aromatik Minyak dari buah : minyak adas (fennel oil).
Bagian tumbuhan yang bisa dimanfaatkan adalah buah masak yang telah dikeringkan dan minyaknya
KANDUNGAN KIMIA :
·Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 - 6%
·mengandung 50 - 60% anetol
·lebih kurang 20% fenkon,
·pinen,
·limonen,
·dipenten,
·felandren,
·metilchavikol,
·anisaldehid,
·flavonoid,
·asam anisat dan,
·12% minyak lemak.
·Paling banyak dibuah atau biji
·Anetol 70 - 80%
·Tingkat keharuman sedang-tinggi dengan aroma ringan
·Kental
·Fenchon
·Limonen
·Estragol
·14 – 22% protein
·12 – 18,5% lemak
·Antioksidan (flaranold dan stigmasterol)
·Polifenop
·Gula
·Umneliferona
Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin).