Cara Rahasia Menjadi Seperti Perawan Kembali

Tampilkan postingan dengan label Terobos Pasar XAMTHONE PLUS Melalui Terapi HIV Aids. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terobos Pasar XAMTHONE PLUS Melalui Terapi HIV Aids. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Desember 2010

Membantu Menyembuhkan HIV/AIDS dengan Xamthone Plus

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Membantu Menyembuhkan HIV/AIDS dengan Xamthone Plus

HIV/AIDS merupakan penyakit paling menakutkan di dunia saat ini karena kecepatannya menghabisi hidup manusia. Banya kasus HIV/Aids yang menyisahkan kesedihan dan kepedihan yang sangat amat mendalam bagi penderitanya. Tidak jarang kita mendengar kisah hidup seorang penderitanya yang meninggal secaa tragis, karena hamper semua badanya habis, tertinggal tulang dibalut kulit yang sudha bukan kulit manusia. Penyakit yang mematikan bagi hidup seorang anak manusia, namun apakah kita menyerah begitu saja?

Jawabnya TIDAK! Di tengah perlakuan keji masyarakat Indonesia terhadap penderita HIV/Aids yang mana masih melihat para penderita penyakit itu seperti orang yang harus dijauhi, diisolasi, dan dicap tidak bermoral, kini muncul sebuah harapan bagi saudara-saudara kita yang mengalaminya. Sebuah produk dari kulit manggis dipersembahkan oleh salah seorang putra terbaik bangsa Indonesia, Fico Kaiser, MBA., untuk Indonesia khususnya untuk para penderita HIVA/Aids.

Dialah Xamthone plus, the miracle of mangosteen yang membawa harapan hidup bagi para penderita penyakit maut tersebut. Dengan Xamthone plus, para penderita HIV/Aids mendapatkan kembali semangat mereka yang baru untuk memulai lagi hidupnya yang telah hilang. Ucapan syukur berkali-kali mereka ucapkan menunjuk pada keajaiban Xamthone plus.

Berikut kutipan ucapan syukur itu yang diambil dari penuturan Franklin Leonard seorang aktivis HIV/Aids dari Kota Kembang Bandung, Jawa Barat.

Dari Padang, Sumatera Barat, seorang penderita HIV/Aids berinisial (H) umur 28 tahun, profesinya juru warta alias wartawan, menderita penyakit ini, mengirimkan pesan kepada Franklin melalui telepon selulernya yang berbunyi demikian, “Siang Pak, Alhamdulillah Pak, saya masih hidup Pak, dan berat badan saya sekarang sudah mulai naik menjadi 51, Cuma saya masih sering pusing, kalau kelelahan sudah nggak, aktivitas lancer, Bapak gimana kabarnya!

Dia baru minum 6 botol Xamthone Plus. Sebelum ketemu Xamthone plus, pria berinisial (H) ini sudah putus asa, sering demam sering pingsan dan harapan hidupnya sudah selesai. Tidak ada yang bias dia lakukan, dia hanya menunggu ajal menjemputnya. Dari Jakarta, seorang ibu yang menderita HIV/Aids dimana si Ibu mendapatkan penyakit itu dari sang suami yang lebih dahulu meninggalkannya karena penyakit tersebut juga. Si Ibu yang berinisal (SZ) usia 51 mengirim pesan kepada Franklin sbb : “Selamat sore Pak Franklin, hasil laboratorium cd4 saya naik dari 291 jadi 336, semoga tambah naik tambah naik, terima kasih.

Xamthone plus sudah membuktikan bahwa khasiatnya mampu membantu para penderita HIV/Aids. Si Ibu baru minum 8 botol Xamthone plus, dan hasilnya menakjubkan. Bagi pemerhati HIV/Aids, janganlah menutup mata hatinya untuk mencari Xamthone plus bagi mereka yang membutuhkannya. Bagi para penderita HIV/Aids, kini saatnya bangkit dan memulai kehidupan yang baru dengan bantuan Xamthone plus, the miracle of mangosteen.

Franklin pernah berseloroh bahwa untuk para penderita HIV/Aids di Indonesia maupun di dunia, kalau mereka punya uang 10 juta rupiah saja, dan mereka membeli Xamthone plus, minimal selesai sudah 1 masalah, yaitu perkembangan virus yang begitu ganas dalam tubuh si penderita.

Selasa, 02 November 2010

Perkembangan HIV/AIDS di Solo mengkhawatirkan

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit TERBUKTI MENCEGAH DAN MENGOBATI HIV AIDS DENGAN TUNTAS JADI NEGATIV. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Perkembangan HIV/AIDS di Solo mengkhawatirkan
Tanggal: Saturday, 30 October 2010
Topik: HIV/AIDS


Solo Pos, 21 Oktober 2010

Solo (Espos)--Kasus penularan HIV/AIDS di Kota Solo memprihatinkan. Data sejak Oktober 2005 hingga September 2010, ada 447 kasus terdiri dari HIV 187 kasus dan AIDS ada 260 kasus. “Yang meninggal ada 137 orang. Ini sangat mengkhawatirkan,” kata Sekda Kota Solo, Budi Suharto saat membuka acara diskusi dengan media massa Mari Berbicara HIV/AIDS di Ramayana Resto, Kamis (21/10).

Menurut Budi, penanggulangan melalui sosialisasi yang saat ini dilakukan perlu dievaluasi. “Sepertinya sudah ndesa, tidak mengikuti perkembangan zaman,” katanya. Ia menilai perlu adanya terobosan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya HIV/AIDS ini.

Untuk itu pihak Pemkot akan menambah anggaran dari APBD yang tahun ini mendapat Rp 75 juta menjadi Rp 100 juta untuk tahun depan.

“Dana ini agar memberikan semangat KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Kota Solo untuk semakin genjar berkampanye,” paparnya. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan fasilitas berupa kantor yang memadai untuk KPA Kota Solo itu. “Saat ini memang sempit, akan segera diusahakan yang lebih layak,” katanya.

Pembicara yang lain dari akademisi sekaligus pengamat masalah sosial, Dewi Puspaningrum mengatakan penanganan kasus HIV/AIDS harus dilakukan secara bersama-sama oleh semupa pihak, di antaranya LSM, masyarakat, pemerintah dan media massa. Peran media massa dalam memberikan informasi mengenai HIV/AIDS sangat berpengaruh terhadap perilaku masyarakat.

“Pandangan dan stigma negatif masyarakat terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) sedikit banyak dipengaruhi oleh media massa,” kata Dewi. Pesan yang setengah-setengah dan berita yang bombastis akan semakin membuat stigma ODHA semakin buruk. “Maka perlu adanya pembelajaran agar berita itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan stigma negatif,” paparnya.

Salah satu ODHA yang juga Koordinator Solo Plus, Agus Badrullah mengatakan ODHA di Indonesia masih mendapat perlakuan yang diskriminatif. “Termasuk di lingkungan kesehatan,” katanya. ODHA yang bersikap tertutup akan memperparah kondisi dan menyebabkan kematian.

Acara ini terselenggara atas kerjasama SPEK-HAM dengan KPA Kota Solo. m86

Sumber:
Solo Pos
Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=3643

Harus Temukan 80 Persen Penderita

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit TERBUKTI MENCEGAH DAN MENGOBATI HIV AIDS SECARA TUNTAS JADI NEGATIV. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Harus Temukan 80 Persen Penderita
Tanggal: Saturday, 30 October 2010
Topik: HIV/AIDS


Kompas, 22 Oktober 2010

Yogyakarta, Kompas - Untuk dapat mengendalikan penularan HIV/AIDS di DIY, setidaknya harus menemukan 80 persen dari jumlah pengidap HIV/AIDS yang estimasinya sebanyak 3.230 orang. Artinya penemuan harus mencapai 2.584 orang. Saat ini, jumlah pengidap yang sudah diketahui baru 1.208 orang.

"Penularan bisa terkendali kalau berhasil menemukan 80 persen orang dengan HIV/AIDS. Karena itu, sekarang kami berusaha menemukan pengidap HIV/AIDS yang masih belum terungkap," kata Ahmad Ahadi, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DIY, Kamis (21/10) di Yogyakarta.

Ahmad mengatakan, berdasarkan survei tahun 2006, diketahui populasi risiko tinggi HIV/AIDS di DIY mencapai 61.350 orang. Mereka terdiri atas pekerja seks komersial (PSK), pelanggan PSK, waria, pengguna narkotika suntik, dan pelaku seks sesama jenis. Dari jumlah itu, estimasi terdapat 3.230 pengidap HIV/AIDS.

Upaya menemukan sedikitnya 80 persen dari jumlah estimasi pengidap HIV/AIDS akan meminimalkan penularan HIV/AIDS akibat faktor ketidaktahuan pengidap. Usaha pengobatan juga terkontrol. "Upaya pengendalian tergantung seberapa besar mampu menemukan 3.230 orang itu. Karena itu, upaya deteksi harus diperbesar. Kalau berhasil menemukan 80 persen dari estimasi, dan angka pengidap itu tidak bertambah, maka epidemi bisa dikatakan terkendali," katanya.

Daryanto Chadori, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan Dinkes DIY, mengatakan, untuk mendorong kelompok risiko tinggi bersedia melakukan tes HIV, tes itu digratiskan. Tes gratis akan diatur dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Penanggulangan HIV/AIDS.

Saat ini, ada sembilan rumah sakit dan sarana kesehatan yang memiliki fasilitas pelayanan tes HIV, yaitu RSUP Dr Sardjito, RS Panti Rapih, RS Bethesda, PKU Muhammadiyah, RS Grhasia, Puskesmas Gedongtengen dan Umbulharjo I, PKBI, RSUD Panembahan Senopati, RSUD Morangan, dan mobil layanan kesehatan dinkes untuk jemput bola.

Disiapkan pula tiga RSUD agar dapat memberikan layanan tes HIV dan pengobatannya, yaitu RSUD Wonosari, RSUD Wates, dan RSUD Wirosaban.

Wakil Ketua Pansus Raperda Penanggulangan HIV/AIDS Arif Rahman Hakim mengatakan, harus ada upaya serius mengungkap fenomena gunung es pengidap HIV/AIDS. Menurutnya, perlu ditanamkan pemahaman baru bahwa melakukan tes HIV sama seperti tes golongan darah agar orang tidak segan mengikuti tes HIV. "Raperda mencatumkan tes HIV gratis agar semakin banyak orang yang mau ikut tes," katanya. (RWN) ...

Sumber: Kompas
Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=3644

118 Warga Tegal Mengidap HIV/AIDS

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit TERBUKTI MENCEGAH DAN MENGOBATI HIV AIDS SECARA TUNTAS. NEGATIV. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
118 Warga Tegal Mengidap HIV/AIDS
Tanggal: Saturday, 30 October 2010
Topik: HIV/AIDS
sumber: http://aids-ina.org/modules.php?name=AvantGo&file=print&sid=3645

Suara Merdeka, 22 Oktober 2010

Slawi, CyberNews. Sebanyak 118 warga Kabupaten Tegal ditemukan mengidap HIV/AIDS. Data tersebut dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal sejak tahun 2006 hingga bulan September 2010 ini. Dari jumlah itu, yang ditemukan positif HIV ada 90 orang, sedangkan sisanya penderita penyakit AIDS.

Adapun, yang diketahui meninggal dunia akibat ganasnya serangan penyakit mematikan tersebut ada 21 orang. Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tegal, Jumat (22/10), dr Titis Cahyaningsih MMR mengatakan, temuan angka pengidap HIV/AIDS ini terus bertambah. Karenanya, hal itu patut menjadikan waspada.

Menurut dia, pengidap HIV/AIDS ini menyebar di berbagai daerah di Kabupaten Tegal. Guna mencegah penyebaran penyakit tersebut, pihaknya mengaku secara rutin mengadakan Sero Survei seperti pengecekan darah maupun pengobatan terhadap kalangan berisiko tinggi. Kemarin, Dinkes Kabupaten Tegal melaksanakan kegiatan itu di lima kawasan lokalisasi.

Dia menjelaskan, tercatat ada sebanyak 216 orang WPS (wanita pekerja sosial) yang diambil darahnya. Ratusan WPS itu tersebar di lima lokalisasi, yakni Gang Sempit (Desa Maribaya, Kecamatan Kramat), Wandan (Munjungagung, Kramat), Peleman (Sidoarjo, Suradadi) dan Karanggondang (Lebaksiu).

Titis menambahkan, Sero Survei ini dilaksanakan secara unlink anonimous (bersifat rahasia). "Tak ada yang menolak ketika wanita pekerja sosial ini diambil darahnya, paling mereka hanya takut saja. Darah yang diambil untuk dicek itu sebanyak 3cc, untuk hasilnya baru diketahui sekitar dua minggu," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada para WPS supaya selalu menggunakan kondom. Ini penting karena serangan HIV/AIDS bisa disebabkan karena hubungan seksual. Selain itu juga penularan bisa lewat jarum suntik maupun ibu ke bayinya. Ada lima langkah yaitu A-B-C-D-E yang bisa diterapkan untuk mencegah penularan penyakit mematikan itu.

Menurutnya, A (astinent) berarti tak hubungan seksual secara tak sehat. Untuk B (be faithful) yaitu setia pada pasangan, C (consistent) berati konsisten menggunakan alat pelindung. Sementara D (dont use sharing needle) atau jangan menggunakan jarum suntik tak steril, sedangkan E (educating) yaitu pelajari informasi terkait HIV/AIDS dan penyakit IMS (infeksi menular seksual). (Royce Wijaya/CN12)

Sumber:
Suara Merdeka

Minggu, 31 Oktober 2010

Mangosteen juice & HIV

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Mangosteen juice & HIV

From www.mangosteenmd.com which is Dr. Templeman's website. (Q&A section for Immune System)

"Q. A friend of ours has been diagnosed HIV positive. This diagnosis was done several years ago. The disease has not as of yet progressed to the AIDS stage. This person takes very good care of his health. He works out daily, eats a very good and healthy diet and is in good health other than the HIV. What will Mangosteen juice do for him?

How should he take [Mangosteen Juice] and in what quantities?

A. I would suggest that he take 1 oz, 3x a day if he can afford it. It will help to preserve his health by boosting his immune response but it will not cure the HIV."

Also, go to www.pubmed.com and enter Xanthones in the search. I was going through the articles looking for info on Parkinson's and remember seeing a study on HIV.

Ben & Debby Cossart - Sun, 4 Apr 2004

===

Manggis Jus & HIV
Dari www.mangosteenmd.com yang Templeman's website Dr. (Q & A bagian untuk Immune System)
"Q. Seorang teman kami telah didiagnosa HIV positif. Diagnosis Hal ini dilakukan beberapa tahun lalu. Penyakit ini tidak seperti yang belum berkembang ke tahap AIDS Orang ini membutuhkan. Perawatan sangat baik kesehatannya. Dia berhasil harian, makan diet yang sangat baik dan sehat dan sedang dalam kesehatan yang baik selain HIV. Apa yang akan Manggis jus lakukan untuknya?
Bagaimana seharusnya ia mengambil [Manggis Juice] dan dalam jumlah apa?
A. Saya akan menyarankan bahwa ia mengambil 1 ons, 3x sehari jika dia mampu membelinya. Ini akan membantu untuk menjaga kesehatannya dengan meningkatkan respon kekebalan tubuhnya tetapi tidak akan menyembuhkan HIV. "
Juga, pergi ke www.pubmed.com dan masukkan Xanthones dalam pencarian. Aku akan melalui artikel mencari info tentang Parkinson dan ingat melihat sebuah studi tentang HIV.
Ben & Debby Cossart - Sun, 4 Apr 2004

Mengkhawatirkan, perkembangan HIV/AIDS di Solo

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit INSYA ALLAH MENCEGAH DAN MENGOBATI HIV - AIDS SECARA TUNTAS. AMIN. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Mengkhawatirkan, perkembangan HIV/AIDS di Solo
Tanggal: Saturday, 30 October 2010
Topik: HIV/AIDS
sumber: http://aids-ina.org/modules.php?name=AvantGo&file=print&sid=3646

Solo Pos, 22 Oktober 2010

Banjarsari (Espos)
Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kota Solo, Budi Suharto, mengatakan penularan HIV/AIDS di Kota Solo memrihatinkan. Berdasar data KPA Solo, sejak Oktober 2005 hingga September 2010, ada 447 kasus terdiri dari positif HIV 187 kasus dan AIDS 260 kasus.

“Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang meninggal dalam kurun waktu itu ada 137 orang. Ini sangat mengkhawatirkan,” kata Budi saat membuka diskusi dengan jurnalis bertema Mari Berbicara HIV/AIDS di Ramayana Resto, Kamis (21/10).

Menurut Budi, penanggulangan melalui sosialisasi yang saat ini dilakukan perlu dievaluasi. ”Sepertinya sudah ndesa, tidak sesuai perkembangan zaman,” katanya. Ia menilai perlu ada terobosan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya HIV/AIDS.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo ini, perlu ada inovasi baru dalam metode advokasi HIV/AIDS dan metode klinis pengujian HIV/AIDS. Untuk mewujudkan itu, Pemkot Solo akan menambah anggaran untuk KPA dalam APBD Kota Solo.

Pada 2010 ini KPA Kota Solo mendapatkan dana Rp 75 juta. Rencananya, Pemkot Solo akan meningkatkan alokasi anggaran untuk KPA menjadi Rp 100 juta pada tahun depan.

”Dukungan dana ini untuk meningkatkan semangat KPA Kota Solo agar semakin gencar berkampanye dan menyosialisasikan upaya penanggulangan HIV/AIDS,” paparnya. Selain itu, Pemkot juga akan memberikan fasilitas kantor yang memadai untuk KPA Kota Solo.

”Saat ini memang sempit, akan segera diusahakan yang lebih layak,” katanya. Pembicara dalam acara itu, Dewi Puspaningrum, mengatakan penanganan kasus HIV/AIDS harus dilakukan secara bersama-sama oleh semua pihak.

Penanggulangan, advokasi dan penanganan kasus HIV/AIDS harus ditangani bersama oleh LSM, masyarakat, pemerintah dan media massa. Peran media massa dalam memberikan informasi mengenai HIV/AIDS sangat berpengaruh terhadap perilaku masyarakat.

”Pandangan dan stigma negatif masyarakat terhadap ODHA sedikit banyak dipengaruhi oleh media massa,” kata Dewi. Pesan yang setengah-setengah dan berita yang bombastis akan semakin membuat stigma ODHA semakin buruk.

”Maka perlu ada pembelajaran agar berita itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan stigma negatif,” paparnya.

Salah satu ODHA yang juga Koordinator Solo Plus, Agus Badrullah Zaman, mengatakan ODHA di Indonesia masih mendapat perlakuan yang diskriminatif. ”Termasuk di lingkungan kesehatan,” katanya.

ODHA yang bersikap tertutup akan memperparah kondisi dan menyebabkan kematian. Acara ini terselenggara atas kerjasama SPEK-HAM dengan KPA Kota Solo. - m86/pra

Sumber:
Solo Pos

Gubernur: Tutup Lokalisasi Dolly

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. INSYA ALLAH MENCEGAH DAN MENGOBATI HIV - AIDS SEVARA TUNTAS. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Gubernur: Tutup Lokalisasi Dolly
Tanggal: Saturday, 30 October 2010
Topik: HIV/AIDS


Surya Online, 22 Oktober 2010

SURABAYA –SURYA- Banyaknya aspirasi dari sejumlah elemen masyarakat untuk menutup lokalisasi Dolly disikapi serius Gubernur Soekarwo.

Orang nomor satu di Jatim itu menyatakan akan menutup tempat prostitusi yang disebut-sebut terbesar di kawasan Asia Tenggara ini. Langkah itu untuk menghindari semakin besarnya penderita penyakit HIV/AIDS di masyarakat. “Secara moral, saya punya tanggung jawab untuk menutup lokalisasi tersebut,” ujarnya, kemarin.

Menurut Pakde Karwo, dirinya tidak mau membiarkan Dolly terus beroperasi. Sebagai pemimpin merasa punya tanggung jawab moral untuk menutup tempat prostitusi itu. “Saya tak mau hal itu nanti menjadi beban di akhirat,” jelasnya. nuji

Sumber:
Surya Online

Prof. Nasronudin: Penderita HIV/AIDS Bisa Pulih

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. INSYA ALLAH MENCEGAH DAN MENGOBATI HIV - AIDS SECARA TUNTAS.AMIN. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Prof. Nasronudin: Penderita HIV/AIDS Bisa Pulih
Tanggal: Saturday, 30 October 2010
Topik: HIV/AIDS


Surya Online, 22 Oktober 2010

Surabaya - Surya- Warga yang mengidap human immunodeficiency virus/acquired immune deficiency syndrome (HIV/AIDS) saat ini tidak perlu risau. Sebab Prof Dr dr Nasronudin SpPD, yang Sabtu (23/10) besok akan dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Kedokteran Unair ini bisa memberi nafas baru bagi penderita AIDS.

Meski sudah dinyatakan positif, penderita ini bisa mendapat secercah harapan hidup lebih lama. Bahkan, tidak menutup kemungkinan, penderita ini bisa hidup normal kembali jika ketahanan tubuhnya memang memungkinkan untuk ini. Apalagi ditunjang dengan alat yang dimiliki Unair.

Berkat penelitian inilah, ahli penyakit dalam Unair ini berhasil menyandang gelar profesor atau guru besar. Pakar penyakit dalam asli Ponorogo ini akan dikukuhkan sebagai guru besar ke-395.

“Kami akan menyampaikan pidato ilmiah dengan mengangkat Penanggulangan HIV/AiIDS Berbasis Biopsikososio-Spiritual Excellence. Para penderita tidak perlu terlalu resah, karena sebenarnya penyakit ini bisa dipulihkan. Setidaknya, harapan hidup bisa lebih lama,” ungkap Nasronudin.

Biasanya, secara klinis, penderita HIV/AIDS karena virus yang menggerogotinya, usianya sekitar 10 tahun. Namun dengan penelitiannya, semua bisa membawa harapan baru. Dengan pendekatan medis, psikis, dan kemanusiaan, semua beban bisa diatasi.

Apalagi ditunjang dengan nuclisens, yakni alat pendeteksi virus HIV/AIDS, akan sangat membantu. Dengan peralatan canggih ini, pendeteksian virus mematikan ini tidak perlu menunggu tumbuh hingga 400/cc darah. “Ada 15 virus saja sudah bisa diketahui dengan alat tersebut. Selanjutnya akan ditangani secara serius dengan pendekatan medis yang holistik, sehingga kondisi lebih parah bisa dicegah. Memang virus HIV ini tidak bisa dimusnahkan tetapi bisa dikendalikan,” tambahnya.

Penderita HIV/AIDS pada umumnya baru terdeteksi setelah virus di tubuhnya menembus 100.000. Ini karena situasi ini sudah muncul gejala klinis seperti badan kurus kering, batuk tak sembuh-sembuh, panas tinggi, lemas, hingga lidah memutih. Dalam kondisi ini biasanya mereka baru mendapat penanganan.

Setidaknya, dibutuhkan waktu dua tahun untuk mengurangi melemahnya daya tubuh ini. Yakni dengan diberi antivirus dan pengobatan hingga jumlah virus turun menjadi 500. Ini memerlukan waktu enam bulan. Waktu berikutnya, jika lancar memerlukan waktu dua tahun untuk menyingkirkan virus hingga lima. Jumlah inilah yang bisa dengan mudah dikendalikan tubuh manusia.

Selain Nasronudin, Unair juga akan mengukuhkan dua guru besar lainnya. Mereka adalah Prof Dr Sudjarwo MS Apt, ahli ilmu analisis farmasi dan Prof drg Seno Pradopo SU PhD SpKGA(K). Mereka masing-masing akan dikukuhkan sebagai guru besar ke-393 dan 394.

Sudjarwmo akan menyampaiakan orasi ilmiah Analisis metabolisme obat pada sitokrom P-450 dalam upaya pemilihan obat yang tepat. Sedangkan Seno mengangkat mengenai teknologi baru untuk remineralisasi dalam upaya preventif, terapi anak dengan resiko karies gigi. nfai

Sumber:
Surya Online

Laju HIV/AIDS Indonesia Tercepat di Asia

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit INSYA ALLAH MENCEGAH DAN MENGOBATI HIV - AIDS SECARA TUNTAS. AMIN. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Laju HIV/AIDS Indonesia Tercepat di Asia
Tanggal: Saturday, 30 October 2010
Topik: HIV/AIDS


Harian Analisa, 22 Oktober 2010

Surabaya, (Analisa)
Laju penularan HIV/AIDS di Indonesia merupakan yang tercepat di Asia, kata Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya Prof Dr dr Nasronudin SpPD K-PTI FINASIM di kampus setempat, Kamis.

"Saat ini tercatat 58 juta penduduk dunia terinfeksi HIV/AIDS dengan 22 juta orang di antaranya meninggal dunia," katanya menjelang pengukuhan dirinya sebagai guru besar bersama dua rekannya pada 23 Oktober.

Ketua Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu menegaskan bahwa laju penularan HIV/AIDS di dunia saat ini mencapai 16 ribu orang perhari dan Indonesia merupakan yang tercepat di kawasan Asia.

"Dalam lima tahun terakhir, Kementerian Kesehatan RI mencatat laju penularan HIV/AIDS di Indonesia delapan kali lipat dari 2.684 penderita pada tahun 2004 menjadi 21.770 penderita pada tahun 2009," katanya. Menurut Guru Besar ke-395 Unair yang ahli ilmu penyakit dalam itu, pemerintah Indonesia sebenarnya sudah melakukan serangkaian langkah untuk menekan laju penularan itu.

"Upaya pemerintah itu antara lain dengan pemberian obat antivirus secara gratis, pemberian kondom gratis bagi orang yang memiliki risiko tinggi (risti) dan penggunaan metadon sebagai pengganti jarum suntik bagi pecandu narkoba," katanya.

Namun, katanya, langkah-langkah antisipasi itu tidak mampu menghentikan laju penularan yang cepat itu, bahkan penularan HIV/AIDS di Indonesia sudah merambah kalangan rumah tangga dengan mengorbankan kaum ibu yang baik dan anak-anak yang tidak tahu apa-apa.

"Itu mungkin karena kondisi geografis Indonesia yang memiliki 13 ribu pulau lebih, sehingga pintu masuk dari luar cukup banyak dan sulit ditangkal, karena itu satu-satunya cara yang efektif adalah kembali kepada akar masalahnya," katanya.

Akar masalah HIV/AIDS, kata suami dari dr Wahyu Dwi Astuti SpPK MKes dan ayah dari tiga anak itu, adalah lemahnya komitmen pada keunggulan spiritual. "Dengan keunggulan spiritual akan mampu menangkal masuknya virus HIV/AIDS ke rumah tangga, bahkan keunggulan spiritual juga akan membuat mereka yang sudah terpapar HIV/AIDS akan menjadi tidak takut menghadapi," katanya.

Guru besar yang pernah menjadi mahasiswa, dosen, dan dokter teladan itu menyatakan ITD Unair juga sudah memiliki alat "Nuclisens" buatan Paris yang dapat membantu penderita HIV/AIDS untuk menjalani upaya-upaya medis.

"Alat itu mampuu mendeteksi virus, meski jumlahnya masih 15 virus, sehingga penyembuhan dapat diupayakan sebelum terlambat, karena itu penderita harus rajin memeriksakan diri," katanya. Bahkan, katanya, tim ITD Unair juga mampu menerima pemeriksaan virus secara kering bila penderita berada di luar Jatim.

"Kami juga sudah mampu memisahkan virus HIV/AIDS di dalam sperma, sehingga penderita yang ingin menikah dan punya anak yang sehat dapat diwujudkan melalui proses pemisahan secara medis dan akhirnya dengan model bayi tabung," katanya. Prof Nasronudin dikukuhkan bersama Prof Dr Sudjarwo MS Apt (farmakolog dari Fakultas Farmasi) dan Prof drg Seno Pradopo SU PhD SpKGA(K) (ahli kedokteran gigi anak). (Ant)

Sumber:
Harian Analisa

KEPANDUAN: Pramuka Wajib Tekan Narkoba-AIDS

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit INSYA ALLAH MENCEGAH DAN MENGOBATI HIV - AIDS SECARA TUNTAS + HARUS TOBAT. AMIN. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
KEPANDUAN: Pramuka Wajib Tekan Narkoba-AIDS
Tanggal: Saturday, 30 October 2010
Topik: HIV/AIDS
sumber : http://aids-ina.org/modules.php?name=AvantGo&file=print&sid=3652

Lampung Post, 23 Oktober 2010

METRO (Lampost): Wali Kota Metro Lukman Hakim meminta pramuka mampu memiliki peran menekan kasus narkoba dan HIV/AIDS. Sebab, kedua kasus yang erat korelasinya—penyebab jarum suntikan narkoba—sudah meresahkan, karena mengalami peningkatan.

Hal itu dikatakan Lukman ketika membuka bumi perkemahan Gudep MAN 2 dalam rangka pengukuhan tamu ambalan di perkemahan Raden Imba II dan Siti Zahra di halaman sekolah Madrasah Aliah Negeri 2 Metro, Jumat (22-10).

Kepada para pembina pramuka di daerahnya, Majelis Pembina Pramuka Lukman Hakim juga meminta untuk mengawasi kegiatan-kegiatan yang tidak produktif. "Melalui pramuka ini, kita harus berperan untuk menolak narkoba. Itu harus bisa disikapi," kata dia.

Dia menekankan untuk menghindari kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat. "Ganti kegiatan-kegiatan yang positif, hindari yang tidak bermanfaat," ujar dia.

Menurut Lukman, sudah saatnya di era globalisasi ini pramuka memunculkan inovasi dan kreativitas. "Bukan hanya baris-berbaris melulu," kata dia.

Hadir pada pembukaan Bumi Perkemahan, Ketua Pramuka Metro Sudarsono dan para pengurus pramuka se-Metro. Lukman mengharapkan kegiatan-kegiatan positif harus disemarakkan untuk pencintraan positif. Selama ini, dia mengakui, kegiatan pramuka mati suri. "Kalaupun ada, hanya itu-itu saja, tidak ada peningkatannya," kata dia.

Padahal, pramuka amat strategis, karena mengakar dari bawah. "Satu-satunya kegiatan ekstra kurikuler yang wajib adalah pramuka. Jadi, amat berpotensi, karena semua sekolah ada pramukanya," kata dia. (CAN/D-3)

Sumber:
Lampung Post

Pemuda Usia Produktif Rentan HIV/AIDS

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit INSYA ALLAH MENCEGAH DAN MENGOBATI HIV - AIDS SECARA TUNTAS. AMIN. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Pemuda Usia Produktif Rentan HIV/AIDS
Tanggal: Saturday, 30 October 2010
Topik: HIV/AIDS
sumber : http://aids-ina.org/modules.php?name=AvantGo&file=print&sid=3653

Harian Analisa, 23 Oktober 2010

Langsa, (Analisa)
Pemuda pada usia produktif ataupun perkembangan jiwa menuju tahap pendewasaan diri, sangat rentan sekali menjadi sasaran penyebaran virus HIV/AIDS.

Ini dikarenakan pada masa usia remaja tersebut, pemuda sangat mudah terpengaruh dengan lingkungan negatif yang dapat menjerumuskan dirinya pada pergaulan bebas.

Demikian dikatakan Ketua Umum Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Langsa, Drs H.Syaifuddin Razali, MM yang juga Wakil Walikota Langsa dalam paparannya tentang penanggulangan virus HIV/AIDS pada pelatihan pemuda se-Kota Langsa di Aula SKB Langsa, Jumat (22/10).

Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan kemudahan bagi manusia dalam beraktifitas, tapi juga memberikan berdampak negatif yang sangat membahayakan moral serta kehidupan masa depan pemuda.

Contohnya, kemajuan teknologi jasa internet yang semakin menjamur, membuat semua usia bisa mengaksesnya berbagai keperluan pendidikan maupun yang lainnya.

Namun jasa seperti ini sangat berbahaya bila digunakan untuk mengakses situs-situs pornografi yang bisa merusak moral pemuda dan menggiringnya ke perbuatan negatif, yaitu melakukan seks bebas.

Jadi, dengan pengaruh inilah dikatakan kelompok pemuda sangat rentan terjangkit virus HIV/AIDS. Untuk itu, para pemuda diminta menghindari hal-hal yang bersifat merusak moral dalam kehidupannya.

"Pemuda harus membentengi diri dengan kekuatan iman dan kesehatan diri sejak dini agar jauh dan tidak terpengaruh dengan hal-hal yang merusak moral. Karena penyebaran virus mematikan itu tidak hanya dengan seks bebas, namun juga melalui penggunaan narkoba dengan pertukaran jarum suntik serta transfusi darah dari pasien yang mengidap HIV/AIDS. Kemudian juga dari cairan sperma dan ASI bagi bayi," katanya. (dir)

Sumber:
Harian Analisa

Peneliti Temukan Antibodi HIV

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit mencegah dan mengobati penyakit HIV / AIDS dengan tuntas . Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Peneliti Temukan Antibodi HIV
Tanggal: Wednesday, 09 September 2009
Topik: HIV/AIDS
sumber : http://aids-ina.org/modules.php?name=AvantGo&file=print&sid=1762

Liputan 6, 05 September 2009

Lucky Savitri

Liputan6.com, Jakarta: Beberapa peneliti di Amerika Serikat telah menemukan antibodi yang dapat mencegah Human Immunodeficiency Virus (HIV) menggandakan diri di dalam tubuh manusia dan mengakibatkan penyakit parah. Antibodi yang sangat menetralkan itu dapat menghalangi tindakan rangkaian HIV, virus yang bertanggung jawab atas penyakit Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Demikian hasil studi yang dilakukan oleh satu tim peneliti yang berpusat di Scripps Research Institute di La Jolla, Los Angeles, AS.

Seperti dilansir ANTARA, temuan tersebut dapat menjadi kunci bagi pengembangan satu vaksin HIV. Dalam jurnal Science, belum lama ini, disebutkan antibodi tersebut berpotensi untuk digunakan sebagai perawatan bagi pasien yang terinfeksi HIV dan berisiko terkena penyakit parah.

Antibodi itu mengincar satu bagian HIV yang selama ini tidak dipertimbangkan oleh para peneliti yang berusaha menemukan vaksin HIV. Sasaran antibodi itu adalah bagian virus yang relatif stabil yang tidak terlibat dalam mutasi luas. Perbedaan sasaran inilah yang membuat HIV mampu meloloskan diri dari obat antivirus serta vaksin percobaan sebelumnya.

"Ini mengungkap wilayah baru ilmu pengetahuan," kata Dr. Seth F. Barkley, Presiden dan Kepala Pelaksana International AIDS Vaccine Iniative, yang mendanai dan mengkoordinasikan penelitian itu.

Untuk menemukan antibodi tersebut, para peneliti mengumpulkan contoh darah dari lebih 1.800 orang di Thailand, Australia dan Afrika yang telah terinfeksi HIV selama sedikitnya tiga tahun tanpa berlanjut menjadi sakit parah. Orang-orang itu diduga sangat mungkin menghasilkan antibodi yang ikut campur dalam perkembangbiakan virus tersebut.

Para peneliti akhirnya memisahkan dua antibodi, yang disebut PG9 dan PG16, dari seorang pasien berkebangsaan Afrika. Kedua antibodi tersebut mampu menghalangi 3/4 kegiatan dari 162 rangkaian terpisah HIV yang mereka uji coba lagi.

Para peneliti itu masih harus melewati jalan panjang untuk menghasilkan vaksin, tapi mereka telah membuka jalan untuk dihasilkannya vaksin HIV.(LUC)

Apa itu HIV?

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit mencegah dan mengobati HIV / AIDS DENGAN TUNTAS . TERBUKTIIII... Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Apa itu HIV?
Diperbaharui terakhir: 0000-00-00

HIV ada singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus yang menyebabkan rusaknya/melemahnya sistem kekebalan tubuh manusia.

[ Kembali ke atas ]

· Bagaimana virus HIV bisa menimbulkan rusaknya sistem kekebalan manusia ?
Diperbaharui terakhir: 0000-00-00

Virus HIV membutuhkan sel-sel kekebalan kita untuk berkembang biak. Secara alamiah sel kekebalan kita akan dimanfaatkan, bisa diibaratkan seperti mesin fotocopy. Namun virus ini akan merusak mesin fotocopynya setelah mendapatkan hasil copy virus baru dalam jumlah yang cukup banyak. Sehingga lama-kelamaan sel kekebalan kita habis dan jumlah virus menjadi sangat banyak.

[ Kembali ke atas ]

· Dimanakah virus HIV ini berada ?
Diperbaharui terakhir: 0000-00-00

HIV berada terutama dalam cairan tubuh manusia. Cairan yang berpotensial mengandung virus HIV adalah darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu. Sedangkan cairan yang tidak berpotensi untuk menularkan virus HIV adalah cairan keringat, air liur, air mata dan lain-lain

[ Kembali ke atas ]

· Apakah CD4 itu ?
Diperbaharui terakhir: 0000-00-00

CD 4 adalah sebuah marker atau penanda yang berada di permukaan sel-sel darah putih manusia, terutama sel-sel limfosit. CD 4 pada orang dengan sistem kekebalan yang menurun menjadi sangat penting, karena berkurangnya nilai CD4 dalam tubuh manusia menunjukkan berkurangnya sel-sel darah putih atau limfosit yang seharusnya berperan dalam memerangi infeksi yang masuk ke tubuh manusia. Pada orang dengan sistem kekebalan yang baik, nilai CD4 berkisar antara 1400-1500. Sedangkan pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu (misal pada orang yang terinfeksi HIV) nilai CD 4 semakin lama akan semakin menurun (bahkan pada beberapa kasus bisa sampai nol)

[ Kembali ke atas ]

· Apa fungsi sel CD4 ini sebenarnya ?
Diperbaharui terakhir: 0000-00-00

Sel yang mempunyai marker CD4 di permukaannya berfungsi untuk melawan berbagai macam infeksi. Di sekitar kita banyak sekali infeksi yang beredar, entah itu berada dalam udara, makanan ataupun minuman. Namun kita tidak setiap saat menjadi sakit, karena CD4 masih bisa berfungsi dengan baik untuk melawan infeksi ini. Jika CD4 berkurang, mikroorganisme yang patogen di sekitar kita tadi akan dengan mudah masuk ke tubuh kita dan menimbulkan penyakit pada tubuh manusia

[ Kembali ke atas ]

· Apa gejala orang yang terinfeksi HIV menjadi AIDS?
Diperbaharui terakhir: 2010-03-03

Bisa dilihat dari 2 gejala yaitu gejala Mayor (umum terjadi) dan gejala Minor (tidak umum terjadi):

Gejala Mayor:
- Berat badan menurun lebih dari 10% dalam 1 bulan
- Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan
- Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan
- Penurunan kesadaran dan gangguan neurologis
- Demensia/ HIV ensefalopati

Gejala MInor:
- Batuk menetap lebih dari 1 bulan
- Dermatitis generalisata
- Adanya herpes zostermultisegmental dan herpes zoster berulang
- Kandidias orofaringeal
- Herpes simpleks kronis progresif
- Limfadenopati generalisata
- Infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita
- Retinitis virus sitomegalo

Kasus Dewasa:
Bila seorang dewasa (>12 tahun) dianggap AIDS apabila menunjukkan tes HIV positif dengan strategi pemeriksaan yang sesuai dengan sekurang-kurangnya 2 gejala mayor dan 1 gejala minor, dan gejala ini bukan disebabkan oleh keadaan lain yang tidak berkaitan dengan infeksi HIV.

[ Kembali ke atas ]

· Bagaimana HIV menjadi AIDS?
Diperbaharui terakhir: 2009-06-15

Ada beberapa Tahapan ketika mulai terinfeksi virus HIV sampai timbul gejala AIDS:

1. Tahap 1: Periode Jendela
- HIV masuk ke dalam tubuh, sampai terbentuknya antibody terhadap HIV dalam darah
- Tidak ada tanda2 khusus, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat
- Test HIV belum bisa mendeteksi keberadaan virus ini
- Tahap ini disebut periode jendela, umumnya berkisar 2 minggu - 6 bulan

2. Tahap 2: HIV Positif (tanpa gejala) rata-rata selama 5-10 tahun:
- HIV berkembang biak dalam tubuh
- Tidak ada tanda-tanda khusus, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat
- Test HIV sudah dapat mendeteksi status HIV seseorang, karena telah terbentuk antibody terhadap HIV
-Umumnya tetap tampak sehat selama 5-10 tahun, tergantung daya tahan tubuhnya (rata-rata 8 tahun (di negara berkembang lebih pendek)

3. Tahap 3: HIV Positif (muncul gejala)
- Sistem kekebalan tubuh semakin turun
- Mulai muncul gejala infeksi oportunistik, misalnya: pembengkakan kelenjar limfa di seluruh tubuh, diare terus menerus, flu, dll
- Umumnya berlangsung selama lebih dari 1 bulan, tergantung daya tahan tubuhnya

4. Tahap 4: AIDS
- Kondisi sistem kekebalan tubuh sangat lemah
- berbagai penyakit lain (infeksi oportunistik) semakin parah

[ Kembali ke atas ]
SUMBER :
http://aids-ina.org

Senin, 25 Oktober 2010

XAMthone plus Memberi Harapan Hidup Lebih Lama Penderita HIV/AIDS

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

XAMthone plus

Memberi Harapan Hidup Lebih Lama Penderita HIV/AIDS

HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang belum ditemukan obatnya sampai sekarang. Virus yang ada didalam tubuh penderita ini tidak bisa keluar sehingga seseorang harus mengonsumsi obat ARV (antiretroviral) seumur hidup dan tepat waktu. Selain minum obat seumur hidup, biaya pengobatannya pun tidak kecil, belum lagi resiko efek samping dari obat-obatan kimia tersebut. Kalau minum obatnya tidak teratur dan rutin, obat yang sudah diminum sebelumnya akan berbalik melawan tubuh yang sudah dalam kondisi lemah akibat virus mematikan tersebut.

Bagaimana Solusinya Agar Tidak Minum Obat Seumur Hidup

Tahukah Anda manggid memiliki khasiat sempurna untuk membantu mengobati pasien penderita HIV/Aids? Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ahli di Eropa dan Amerika Serikat terhadap manggis, menghasilkan kesimpulan akhir bahwa khasiat manggis mampu memperpanjang usia seseorang penderita HIV/Aids. Manggis yang terkenal dengan sebutan ratu segala buah tersebut ternyata paling banyak tumbuh di Indonesia. Manggis ditransformasikan kedalam sebuah medium yang tersentuh teknologi modern. Outputnya adalah xamthone plus, the miracle of nature. Produk Indonesia yang membanggakan, membantu menyembuhkan berbagai penyakit berat seperti kanker, jantung, stroke, diabetes, HIV/Aids, dll.

Kenapa Harus Minum XAMthone Plus

HIV adalah retrovirus yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh manusia terutama sel T CD4 dan makrofaga yang merupakan komponen vital dari sistem kekebala tubuh. Hal inilah yang membuat ODHA memiliki sistem kekebalan tubuh lemah dan mudah terkena infeksi. Oleh sebab itu, seseorang haurs mengonsumsi xamthone plus setiap hari untuk mempertahankan kekebalan tubuhnya. Dengan demikian reaksi yang akan timbul bagi si penderita membantunya untuk lebih sehat, lebih segar, lebih enak dan lebih baik tentunya.

XAMthone plus mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaganya serta menurunkan jumlah virus bukan saja menurunkan jumlah virus tetap membunuh bakteri yang disebabkan oleh virus, dalam arti mencegah agar virus tidak berkembang biak secara membabi buta, Leonard Franklin seorang pemerhati Aids di Bandung – Jawa Barat. Dengan tingkat keyakinan yang tinggi dan berdasarkan penelitian para ahli manggis di dunia, xamthone plus patur diprioritaskan menjadi harapan hidup sehat dan bahagia bagi para penderita HIV/Aids di seluruh dunia.

Kamis, 21 Oktober 2010

XAMTHONE PLUS VS HIV / AIDS www.waralabaxamthone.com

Salah satu penyakit akibat infeksi virus yang ditakuti banyak orang karena belum ada obatnya adalah HIV. HIV merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Menurut (Vlietinck, 1998) mangostin xanthones yang terkandung dalam kulit manggis telah dibuktikan mampu menghambat siklus replikasi virus HIV.

Hasil penelitian Vlietinck (1998) memperkuat penelitia sebelumnya yang dilakukan di Cina juga menyimpulkan bahwa ekstrak kulit manggis menunjukkan potensi dalam menghambat HIV-1 protease yang memengaruhi replikasi HIV (Chen et al, 1996). Tampaknya mekanisme kerja xnathones berbeda dengan obat antiretroviral (ARV).

Selain penyakit HIV, hasil penelitian Ignatuschenko et al (1999) menyimpulkan bahwa xanthones mempunyai potensi tinggi dalam aktivitas anti malaria yang dilakukan pada hewan percobaan. Meskipun belum diuji klinis, xanthones secara empiris terbukti mampu menyembuhkan beberapa penderita malaria kronik.

v Mangostin pada kulit manggis mampu menghambat siklus replikasi virus HIV.

v Xanthones berpotensi tinggi sebagai anti malaria


UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Sabtu, 21 Agustus 2010

Terobos Pasar XAMTHONE PLUS Melalui Terapi HIV Aids

Terobos Pasar Melalui Terapi HIV Aids

rssweb2Bertempat di salah satu ruangan Rumah Sakit Prof. Dr. Suliyanti Saroso Jakarta beberapa waktu lalu manajemen XAMthone plus jus kulit manggis menggelar seminar singkat mengenai khasiat XAMthone plus yang dibawakan oleh Dr. Ir. Raffi Paramawati, M.Si, dari Balai Besar Mekanisasi Pertanian.

Di hadapan para dokter ahli maupun umum serta para perawat, bidan, yang bekerja di rumah sakit plat merah tersebut turut berpartisipasi menyukseskan acara ini. Paparan mengenai XAMthone plus yang berbahan dasar daging dan kulit buahnya diserahkan sepenuhnya kepada Dr. Raffi yang merupakan seorang pakar peneliti manggis.

Tujuan dari seminar ini adalah ingin membantu pihak rumah sakit dalam menangani pasien-pasien yang terkena flu babi atau H1N1. Di akhir seminar Dr. Raffi mengatakan, ‘bukan tidak mungkin XAMthone plus bisa menyembuhkan flu babi, kalau dilihat dari kandungan-kandungan yang ada di dalam XAMthone plus itu sendiri. Selepas Dr. Raffi bicara, ada sesi tanya jawab dari para peserta kepada nara sumber.

Sebuah pertanyaan yang sangat bagus dari Dokter Made, yang menginginkan XAMthone plus membantu untuk penyembuhan penyakit HIV Aids. Dan pertanyaan itu langsung direspons sangat positif oleh manajemen XAMthone plus. "Ini kesempatan yang sangat baik untuk lebih banyak berbuat bagi Indonesia," tutur Yani seorang peserta seminar.

rssweb3Hasil yang didapat dari seminar ini menjadi cakrawala baru marketing XAMthone plus karena akan bekerja sama dengan pihak rumah sakit dalam membantu pengobatan para pasien HIV Aids. "Saya meneriman tantangan ini," ujar Maestro Penemu XAMthone plus, Fico Kaiser, MBA.

Seminar yang dimulai puku 11.00 WIB ini berakhir pada pukul 12.00 WIB yang ditandai dengan minum XAMthone plus secara bersama-sama. Selain minum bersama para peserta juga diberikan hadiah berupa 1 botol XAMthone plus, brosur-brosur dan bulletin. XAMthone plus, keajaiban alam untuk kesehatan. KN. Foto: USB News/CP.


UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id