Cara Rahasia Menjadi Seperti Perawan Kembali

Tampilkan postingan dengan label PENDAPAT PARA AHLI TENTANG MANGGIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDAPAT PARA AHLI TENTANG MANGGIS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 September 2011

PENDAPAT PARA AHLI TENTANG MANGGIS, PENDAPAT PARA AHLI TENTANG XAMTHONE PLUS, PENELITIAN ILMIAH TENTANG MANGGIS,

HEBAL NABAWI MADU + APEL + ANGGUR YANG DIRAMU SECARA KHUSUS DENGAN MANGGIS MENGHASILKAN SEBUAH JUS MANGGIS DENGAN MEREK XAMTHONE PLUS YANGSANGAT BERKHASIAT DAN TERBUKTI MENGOBATI BERBAGAI PENYAKIT.
=======
Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
=======
xamthone plus ada ijin depkes dan bp pom serta mui terbukti mencegah dan mengobati ambeien,amandel,asma,alergi,alzheimer,asam urat,batu empedu,batu ginjal,darah tinggi, darah rendah, demam, demam berdarah, dpresi, diabetes,diare,epilepsi, flu plike,gagal ginjal,gatal-gatal,gusi berdarah,hepatitis A B C ,hernia,herpes,impotensi/vitalitas,insomnia/susah tidur,jantung koroner, kanker,kista,keputihan,kolesterol, kurang darah/anemia,kusta, lesu lelah,leukemia,liver,maag, malaria,rambut rontok,menstruasi sakit, panas dalam,parkinson,kecapean, narkoba, osteoporosis, eksim, prostat, artritis, sembelil, stress, stroke, tbc, tumor, typus, usus buntu, lupus dlln jantung stroke kanker diabetes ginjal, prostat, maag, asma.. dlln
=======

MENGAPA XAMTONE PLUS JUS BUAH MANGGIS YANG DIREKOMENDASIKAN PARA AHLI DALAM MEMBANTU KESEMBUHAN PARA PENDERITA BERBAGAI PENYAKIT KONIS TERMASUK PENYAKIT GANGGUAN KOORDINASI OTOT ?

MENURUT Dr. Ir. Raffi Paramawati (balai besar pengembangan mekanisme pertanian) ANTI OKSIDAN LUAR BIASA YANG MENANGKAL RADIKAL BEBAS

Alam Indonesia sebagai daerah beriklim tropik terbukti sangat cocok untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman manggis. Manggis (Garcinia Masngostana L) merupakan salah satu komoditas buah yang mempunyai prospek cerah untuk dikembangkan di berbagai daerah dengan ekologi yang cocok untuk pertumbuhan manggis. Tanaman manggis secara umum masih dibudidayakan secara tradisional dan turun temurun, belum banyak sentuhan teknologi modern, sehingga peluang peningkatan produksi, kualitas dan pemasaran masih terbuka.
Saat ini manggis merupakan salah satu primadona ekspor yang menjadi andalan Indonesia untuk meningkatkan penerimaan devisa negara, karena manggis digemari di luar negeri. Namun jumlah manggis yang dapat diekspor hanya 10% dari total produksi (60.000 ton). Bagian yang biasanya dikonsumsi dari buah manggis adalah daging buah, yang mempunyai rasa asam-manis lezat, yang membuat manggis dijuluki sebagai Ratu Buah (Queen of Fruits). Namun ternyata bagian yang paling berkhasiat bagi kesehatan tubuh adalah kulit buah manggis. Dalam kulit terdapat super antioksidan alami yang dikenal dengan nama XAMthone Plus.
XAMthone merupakan molekul besar yang terdiri dari berbagai komponen super antioksidan, misalnya alpha-Mangostin; Garcinone A; beta-Mangostin; Garcinone B; 3-Isomangostin; Garcinone C; Mangostanol; Garcinone D; Maclurin; Garcinone E, Catechins and polyphenols, Vitamin C dan sebagainya.

Antioksidan diperlukan tubuh untuk mencegah kerusakan akibat serangan radikal bebas, melalui perlindungan terhadap protein, sel, jaringan dan organ-organ tubuh. Antioksidan telah terbukti dapat mencegah penuaan dini (anti aging), mencegah penyakit jantung, mencegah berbagai jenis kanker, mencegah kebutaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Banyak antioksidan alami yang terdapat dalam makanan kita, antara lain askorbat (vitamin C), tokoferol (vitamin E), karotenoid (vitamin A) dan poliphenol (antioksidan dalam teh dan dedaunan). Namun kesemuanya itu kemampuannya jauh di bawah XAMthone dari manggis. Sebagai contoh, antioksidan dalam jeruk mempunyai nilai 2400 ORAC per 100 oz, sedang XAMthone mempunyai nilai 20.000 ORAC.

XAMthone Plus juga terbukti mempunyai keunggulan mampu menjelajah seluruh tubuh untuk menetralkan radikal bebas, sehingga tubuh kita menjadi lebih bersih dan lebih sehat daripada sebelumnya. Selain itu, XAMthone mempunyai sifat sebagai antikanker, antiinflammatory, antimikroba, antialergi, menurunkan cholesterol, tekanan darah dan kadar gula, serta membantu menyembuhkan penyakit degeneratif (jantung, stroke, katarak) dan masih banyak lagi.

Saat ini ekstrak XAMthone dari manggis telah diproduksi dengan merek XAMthone plus. Produk dalam bentuk minuman suplemen ini baru pertama kali diproduksi di Indonesia dalam skala industri. XAMthone Plus adalah estrak buah manggis yang dikombinasikan dengan rosella, madu,anggur dan apel sehingga memberikan rasa sensasional, sehingga cocok disebut sebagai minuman suplemen generasi baru. Dalam aplikasinya pada pengguna, XAMthone Plus terbukti mampu memberikan reaksi cepat dalam mematikan penyakit akibat mikroba (bakteri, fungi, virus, parasit) dan secara signifikan mampu memperbaiki sistem dalam tubuh (menormalkan kandungan gula dalam darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat dan sebagainya). Bahkan bukti spektakuler terjadi pada kesembuhan beberapa penderita stroke, penurunan fungsi ginjal, kanker payudara, leukemia dan masih banyak lagi. mampu meningkatkan stamina dan kekebalan, disamping akan melindungi tubuh dari penyakit degeneratif

2.

MENURUT Dr. Berna Elya (Peneliti Departemen Farmasi Universitas Indonesia) MANGGIS BERHASIAT UNTUK KESEHATAN DAN KECANTIKAN

Selain nangka-nangkaan, komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan adalah manggis yang popular sebagai queen of fruits. Dr. Berna Elya, periset jurusan Farmasi Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa manggis sebagai antioksidan. Menurut dr. Paulus Wahyudi Halim, dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Banten, antioksidan ‘menangkap’ radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Disebut radikal bebas lantaran atom atau kelompok atom itu memang dalam keadaan bebas alias tidak terikat dengan gugus lain

Radikal bebas mempunyai elektron yang tak berpasangan. Jika diibaratkan radikal bebas mirip orang jahat, belum berpasangan, tangan tak terikat sehingga usil mengambil gambar orang. Faktanya radikal bebas memang menangkap molekul hydrogen, asam lemak, logam berat yang pada akhirnya memicu beragamnya penyakit degeneratif.

Antioksidan itu bagai orang baik yang menangkap si jahat tadi setelah melepas molekul. Pada kulit manggis, ‘orang baik hati’ itu bernama XANTHONE. Kadarnya mencapai 123.97 mg per 100 ml. Turunan antioksidan itu antara lain 3-isomangostin, alphamangostin, gammamangostin dan garcinone A.

Nama Garcinone A mudah ditebak, nama dari genus pohon asal Kalimantan itu, Garcinia mangostana. Itu mengabadikan nama ahli botani dari Perancis Laurent Garcin.

Khasiat XAMthone bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset Moongkarndi. Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji XAMthone dalam riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker payudara manusia. Hasilnya? Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.

Chi Kuan Ho dari Veterans General Hospital dari Taipei mengungkapkan bahwa turunan XAMthone mujarab mengatasi sel HCCs hepatocellular carcinomas atau kanker hati. Turunan XAMthone itu adalah Garcinone E. Kami menyarankan bahwa Garcinone E mungkin berpotensi untuk digunakan dalam perawatan beberapa tipe kanker yang berhubungan dengan pencernaan dan paru-paru.
.

3.

MENURUT Dr. Kenneth Finsand ( pakar pengurutan tulang belakang dan persendian yang resmi serta pengarang buku mangosteen triple play) MANFAAT MANGGIS UNTUK OTOT DAN TULANG

Sejak zaman dahulu, masyarakat Asia Tenggara sudah mengecap manisnya buah manggis yang istimewa itu yang berada di pasaran bebas. Rasanya yang lezat dan berkhasiat medis bukan hanya berperan sebagai pemanis di mulut, tetapi juga menyembuhkan orang-orang yang terkena sakit disentri, peradangan, dan nyeri. Semua masalah otot dan tulang memiliki satu masalah yang sama, yakni peradangan. Gejala peradangan timbul jika jaringan tubuh tidak mampu pulih seperti semula.
Sel-sel dimusnahkan, dan akhir dari pemusnahan itu adalah timbulnya molekul yangberfungsi sebagai hormon yang disebut prostaglandin, yang menyebabkan rasa nyeri dan peradangan. Bahan perantara dalam proses ini adalah sejenis enzim yang dikenal dengan nama COX-2. Enzim COX-2 inilah yang menyebabkan peradangan, bengkak, dan rasa nyeri.Pada tahun 1981 sewaktu saya sedang berselancar di Hawaii, saya mengalami cedera punggung. Saat itu, saya terjerembab ke bagian bawah papan seluncur dengan tekanan air yang sangat kuat, sehingga tubuh saya menjadi bengkok ke belakang, dan mematahkan empat bagian tulang punggung saya. Selama dua puluh tahun saya menerima terapi chiropractic, dan berusaha hidup normal seperti sediakala. Namun, rasa nyeri yang saya rasakan semakin menjadi-jadi karena poros peradangan semakin berkembang, dan degradasi telah terjadi di beberapa bagian tulang punggung.

Baru-baru ini, saya menerima informasi tentang jus manggis. Saya diberikan kesempatan untuk merasakan jus buah itu, dan ini merupakan permulaan besar dalam perubahan kesehatan saya, hidup, dan pekerjaan saya. Saya menerapkan pemakaian produk ini di klinik saya, dan saya merekomendasikan penggunaannya kepada para pasien saya. Mereka semua memperoleh hasil yang menakjubkan. Baru kali ini saya temui buah murni yang mampu berkhasiat seperti kebanyakan herbal lainnya. Berhubung hasil yang sangat memuaskan dengan buah manggis, sekarang saya sudah bebas dari obat-obatan kimiawi, dan hampir sepenuhnya lepas dari rasa nyeri yang saya derita sepanjang 21 tahun terakhir. Penelitian yang saya lakukan terhadap produk ini meyakinkan saya bahwa buah manggis dapat menyembuhkan peradangan kronis pada sel-sel tubuh. Saya juga menemukan bahwa buah manggis merupakan pencegah penyakit yang sempurna. Dalam dunia pengurutan tulang belakang dan persendian, pencegahan adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan.

4.

MENURUT dr. Sam Walters (master dalam bidang biologi sains dengan spesialisasi nutrisi manusia)

Saya telah menghasilkan formula bagi produk untuk beberapa buah perusahaan selama lebih dari 30 tahun, termasuk Pusat Angkasa Luar Amerika NASA untuk para astronot, perusahaan farmasi dan berbagai badan nutrisi. Saya selalu mencari produk dan perusahaan baru yang mempunya sesuatu yang berbeda. Jus manggis adalah sesuatu yang lebih dari unik. Saya membutuhkan waktu yang lama untuk menelitinya. Jika anda mengetahui apa yang saya tahu mengenai buah manggis, anda pasti tidak akan pergi ke mana-mana tanpa membawa jus manggis bersama anda.

Antioksidan sangat penting untuk masa penyembuhan dari berbagai penyakit. Jika anda mengetahui buah manggis, ia memiliki banyak sekali khasiat alami, dan bukti keperkasaannya bukanlah sekedar dongeng.

Fakultas-fakultas pengobatan di seluruh dunia telah melaksanakan penelitian yang menunjukkan bahwa buah manggis mengandung unsur-unsur yang mampu membantu memulihkan secara langsung berbagai macam penyakit saat ini.
Fakta terbaru menunjukkan satu dari empat orang warga Amerika mengidap penyakit kanker, dan setiap satu dari lima orang meninggal dunia. Solusi terbaik dari masalah ini adalah pencegahan. Kami merawat banyak sekali pasien pengidap kanker di klinik kami. Hal pertama yang kami cari adalah logam berat dalam air seni si pasien. Logam berat dapat memusnahkan sistem imun tubuh, dan kami banyak menjumpainya pada hampir semua penderita kanker. Kami mencoba membersihkan logam berat ini dari tubuh penderita, dan manggis membantu melakukannya. Manggis merupakan anti oksidan. Kulitnya saja mengandung Xanthone atau suatu bentuk antioksidan yang berguna terhadap menanggulangi penyakit kanker payudara, kanker paru-paru, kanker perut, dan sejenis leukimia.

Kebanyakan penderita yang kami rawat terdiri dari penderita pada stadium 4 ke atas. Dalam beberapa kasus, mereka diperkirakan dapat bertahan hidup hanya enam hingga delapan minggu saja. Kami sering menyaksikan hasil yang menggembirakan, jus manggis menjadi salah satu senjata dalam perjuangan kami. Jus manggis ini telah banyak menolong hidup mereka.

Jika tubuh kita sakit, yang diperlukan adalah bahan biologi, bukan bahan kimia. Pada zaman sekarang ini kita sudah amat tercemar dengan bahan kimia, bahan pencemar lain dan bahan-bahan tiruan. Kita harus belajar melakukan sesuatu yang bersifat mencegah, sepert mengkonsumsi buah manggis. Salah satu hal yang dapat anda lakukan untuk sistem imun tubuh anda adalah pencegahan.


5.

MENURUT Dr. Albert Miller

Kali pertama saya meneliti buah manggis terjadi pada bulan Oktober 2004. Sebelumnya, saya sama sekali belum pernah mendengar tentang buah manggis atau xanthone, sehingga saya sangat antusias untuk segera memulai penelitian (karena pencegahan dan kesehatan tubuh adalah spesialisasi medis saya). Saya pergi ke Medscape (sebuah sumber online untuk para pakar kesehatan) dan segera melakukan pencarian Medline pada xanthone dan buah manggis, dan hasilnya membuat saya terkejut.
Berdasarkan faktanya, saya menemukan lebih dari seribu artikel tentang xanthone dan dua puluhan tentang buah manggis. Saya mendapati bahwa struktur xanthone stabil, terdiri atas tiga lapisan molekul karbon, dan saya menemukan lebih dari 40 jenis xanthone ternyata terdapat dalam buah manggis. Kebanyakan dari xanthone ini terkandung dalam kantung benih atau kulit luar buah manggis.

Apabila saya menelusuri semua informasi yang tersedia, hal tersebut sangat memakan waktu dan mustahil dilakukan dalam tempo waktu yang secukupnya. Oleh karena itu, saya mengecilkan pencarian klinis saya menjadi lebih spesifik sesuai dengan tujuan saya. Pencarian ini menemukan beberapa artikel yang mendukung, antara lain: 1) daya potensial anti-oksidan, 2) sifat anti luka bakar, 3) sifat anti bakteri, 4) sifat anti tumor, dan pada beberapa kasus bahkan apoptosis (kematian sel-sel tumor). Sejak saat itu, saya menempatkan buah manggis dalam penelitian saya. Saya bahkan mulai mengkonsumsinya, dan menuliskan resep serupa kepada beberapa kelompok pasien (banyak di antaranya yang saya harapkan perkembangan kondisi kesehatannya). Apabila hasilnya terbukti dan ilmu pengetahuan serta pengalaman klinis pribadi dapat memperkuat penelitian saya, saya pasti memperluas rekomendasi buah manggis ini.

Sebagai percobaan awal, saya menggunakan lima pasien saya berserta saya dan istri saya sebagai percobaan mengonsumsi jus buah manggis, dan hasilnya luar biasa. Yang paling memukau saya adalah efeknya yang anti luka bakar, mengurangi bengkak dan rasa sakit. Ini semua kami rasakan pada bulan percobaan pertama kami. Oleh karena itu, saya mulai merekomendasikan buah manggis untuk berbagai gejala penyakit dan penyakit. Penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh seperti rheumatoid arthritis (luka bakar akut pada sendi), lupus, dan psoriaris, terlihat menunjukkan kemajuan medis yang luar biasa. Di samping itu, para pasien kami mengalami pengurangan bengkak dan rasa sakit, serta meningkatnya energi/vitalitas tubuh. Kami mendokumentasikan hasil tes laboratorium yang telah diperbaharui, seperti berkurangnya kisaran pengendapan eritrosit (sel darah merah), antibodi anti nuklir, dan faktor-faktor rheumatoid (persendian). Masalah kulit kronis seperti eczema dan dermatitis, terlihat semakin membaik pada banyak pasien kami, sehingga secara total menghilangkan ketergantungan pemakaian steroid topical dalam banyak kasus yang terjadi. Kaum pria dengan penyakit prostat yang tidak dapat disembuhkan dilaporkan terjadi pengurangan nocturia (jumlah frekuensi mereka terbangun tengah malam untuk buang air kecil). Sebagai bahan pendukungnya, saya melihat sendiri berkurangnya tekanan darah di beberapa antigen tertentu kelenjar prostat. Sakit Osteorthritis dan gejala fibromyalgia tidak seratus persen sembuh dari kebanyakan pasien, tapi menunjukkan kemajuan yang bagus dalam proses penyembuhan.

Saya ingin berbagi kepada Anda tentang beberapa kasus menarik dan mengejutkan. Yang satu adalah perempuan berusia 83 tahun yang mengalami kegagalan ginjal dengan kadar creatitine 24 (pada angka 20 dibutuhkan terapi dialysis). Dia mulai mengikuti kelas dialysis dan bersiap diri dalam menghadapi terapi tersebut. Setelah mengkonsumsi buah manggis selama satu bulan, kadar creatitine-nya meningkat menjadi 49, sehingga dia tidak perlu menjalani terapi dialysis. Selain itu, saya juga memiliki beberapa pasien lain yang menunjukkan kemajuan dalam fungsi ginjal. Pada kebanyakan kasus, penggunaan buah manggis sudah banyak mengurangi ketergantungan mereka (para pasien) atas pengobatan diuretic (water pill).

Sedangkan untuk saya, kepadatan mineral tulang saya sendiri berubah dari penderita osteopenia menjadi orang normal rata-rata, setelah mengkonsumsi buah manggis selama satu tahun. Terus terang, ini kejutan yang menyenangkan bagi saya. Setelah itu, saya mencatat beberapa kemajuan kepadatan tulang di catatan medis pasien saya. Perubahan dalam kepadatan tulang secara perlahan terjadi, dan biasanya hanya ditemukan setiap satu atau dua tahun sekali. Saya optimis bahwa kami pasti dapat menemukan lebih banyak hasil bagus pada masa mendatang.

Seringkali saya ditanyakan tentang apa yang menjadi manfaat terbesar yang ditawarkan buah manggis. Dari semua yang sudah saya paparkan sejauh ini, mungkin saja Anda berpikir bahwa jawaban saya terhadap pertanyaan tersebut adalah respons pasien dengan penyakit sistem kekebalan tubuh. Sebenarnya, saya justru sering berkomentar bahwa jika Anda ingin melihat hasil yang “wah”, cari seseorang yang bermasalah dengan sistem kekebalan tubuh, dan mulailah pengkonsumsian buah manggis kepada mereka. Akan tetapi, saya berpendapat bahwa tindakan pencegahan merupakan manfaat terbesar dari pengkonsumsian buah manggis. Saya sepenuhnya yakin bahwa bukti-bukti yang ada dengan jelas mengarah kepada semua penyakit yang berkaitan dengan penuaan secara langsung atau tidak langsung sebagai akibat dari oksidasi berlebihan, luka bakar yang tak terkontrol, atau rusaknya sistem kekebalan tubuh. Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, buah manggis memiliki efek yang sangat besar atas penyakit-penyakit itu. Buah manggis merupakan satu-satunya suplemen pencegahan yang paling kuat yang tersedia untuk kita saat ini. Saya terus mengkonsumsi vitamin dan mineral saya, bersamaan dengan jus manggis. Saya menyarankan hal yang serupa kepada semua pasien saya, dan di beberapa kasus saya menyarankan suplemen tambahan untuk menghindari resiko berbagai penyakit. Pendekatan terhadap berbagai macam faktor seringkali adalah yang terbaik.2,3,4,5,6,8,12,15.

Berhubung profesi dan spesialisasi saya, saya sering menerima pertanyaan yang membutuhkan jawaban dari seorang pakar. Dalam meresponsnya, saa ini Fifi Cheek dan saya bekerjasama mengadakan konferensi bulanan untuk menyediakan pertanyaan dan jawaban yang berhubungan dengan manfaat buah manggis. Seringkali pertanyaan yang datang berputar sekitar dosis, dan dalam meresponsnya saya mengarang sebuah buku yang berjudul :

Mangosteen: Dosing Guidelines&Basics, yang tersedia di website
www.mangosteentools.com

6.MENURUT Dr. Ir. Warid Ali Qosim, M.S.(Dosen Jurusan Budi Daya Pertanian dan Tim Ahli Divisi TTG Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unpad Bandung) Kulit Buah Manggis Sebagai Anti Oksidan

ADA satu ungkapan yang sering dijumpai di masyarakat, “Biar hitam si buah manggis.” Ungkapan tersebut digunakan untuk menilai sesuatu jangan dilihat dari bentuk luarnya saja, tetapi lihatlah isinya. Begitu juga untuk menilai buah, jangan melihat kulit buah manggis yang berwarna cokelat hitam, tetapi daging buahnya yang berwarna putih, bertekstur halus, dan rasanya yang manis sekali bercampur asam sehingga menimbulkan rasa khas dan segar.

Buah bernama Latin Garcinia mangostana L. ini termasuk famili Guttiferae dan merupakan spesies terbaik dari genus Garcinia. Manggis termasuk buah eksotik yang sangat digemari oleh konsumen, baik di dalam maupun luar negeri, karena rasanya yang lezat, bentuk buah yang indah, dan tekstur daging buah yang putih halus. Tidak jarang jika manggis mendapat julukan Queen of tropical fruit (Ratunya Buah-buahan Tropik).

Pada umumnya masyarakat memanfaatkan tanaman manggis karena buahnya yang menyegarkan dan mengandung gula sakarosa, dekstrosa, dan levulosa. Komposisi bagian buah yang dimakan per 100 gram meliputi 79,2 gram air, 0,5 gram protein, 19,8 gram karbohidrat, 0,3 gram serat, 11 mg kalsium, 17 mg fosfor, 0,9 mg besi, 14 IU vitamin A, 66 mg vitamin C, vitamin B (tiamin) 0,09 mg, vitamin B2 (riboflavin) 0,06 mg, dan vitamin B5 (niasin) 0,1 mg. Kebanyakan buah manggis dikonsumsi dalam keadaan segar, karena olahan awetannya kurang digemari oleh masyarakat.

Selain buah, kulit buah manggis juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit buah mengandung senyawa XAMthone yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa XAMthone tersebut hanya dihasilkan dari genus Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.

Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker meliputi breast, liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin, antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan. Kulit buah juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside.

Senyawa tersebut berperan penting pada pewarnaan kulit manggis. Kulit buahnya mengandung senyawa pektin, tanin, dan resin yang dimanfaatkan untuk menyamak kulit dan sebagai zat pewarna hitam untuk makanan dan industri tekstil, sedangkan dan getah kuning dimanfaatkan sebagai bahan baku cat dan insektisida.Efek biologi & farmakologi Rebusan kulit buah manggis mempunyai efek antidiare. Buah manggis muda memiliki efek speriniostatik dan spermisida. Ekstrak (n-heksana dan etanol) manggis memiliki tingkat ketoksikan tertentu pada penggunaan metode uji Brine Schrimp Test (BST). Dari hasil penelitian dilaporkan bahwa alfa mangostin (1,3,6-trihidroksi-7-metoksi-2,8-bis (3metil-2-butenil)-9H-xanten-9-on) hasil isolasi dari kulit buah manggis mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.

Dari hasil studi farmakologi dan biokimia dapat diketahui bahwa alfa mangostin secara kompetitif menghambat tidak hanya reseptor histamin H, mediator kontraksi otot lunak tetapi juga epiramin yang membangun tempat reseptor H1 pada sel otot lunak secara utuh.

Mangostin merupakan tipe baru dari histamin. Toksisitas pemberian ekstrak daun muda terhadap mencit bunting dengan dosis 500, 1000, dan 1500 mg/kg BB menunjukkan efek pada fetus berupa penurunan berat badan, terjadinya perdarahan pada fetus, dan adanya perubahan jaringan hati fetus seperti nekrosis pada sel hepar, tetapi tidak terjadi kelainan perkembangan dan aborsi. Ekstrak daun manggis dengan berbagai dosis dapat mengurangi jumlah sel spermatid, terjadi penambahan jumlah spermatozoa abnormal, dan lambatnya gerak maju spermatozoa mencit.

Ekstrak kulit buah yang larut dalam petroleum eter ditemukan dua senyawa alkaloid. Kulit kayu, kulit buah, dan lateks kering Garcinia mangostana mengandung sejumlah zat warna kuning yang berasal dari dua metabolit yaitu alfa-mangostin dan mangostin yang berhasil diisolas i. Mangostin merupakan komponen utama sedangkan mangostin merupakan konstituen minor. Ditemukan metabolit baru yaitu 1,3,6,7-tetrahidroksi-2,8-di (3-metil-2butenil) xanton yang diberi nama a-mangostanin dari kulit buah Garcinia mangostana.

Buah manggis digunakan untuk mengobati diare, radang amandel, keputihan, disentri, wasir, luka/borok. Selain itu, digunakan sebagai peluruh dahak dan untuk sakit gigi. Kulit buah manggis digunakan untuk mengobati sariawan, disentri, nyeri urat, sembelit. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri perut. Akar untuk mengatasi haid yang tidak teratur. Dari segi rasa, buah manggis cukup potensial untuk dibuat sari buah.

MANCANEGARA

Khasiat XAMthone lain sebagai antibakteri dan antivirus sebagaimana hasil riset Matsumoto. Dalam uji invitro, periset Gifu International Institute of Biotechnology itu membuktikan XAMthone tokcer mengatasi Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab tuberculosis (TB).

Dalam hal jumlah pengidap TBC, saat ini di Indonesia peringkat ke-3 setelah Cina dan India. Padahal obat anti TBC berserakan di negeri ini. Keperkasaan XAMthone juga melibas human immunodeficiency virus penyebab anjloknya kekebalan tubuh. Senyawa itu menghambat replikasi.

Faedah lain manggis adalah anti jerawat. Itu gara-gara Chomnawang, periset Fakultas Farmasi Universitas Mahidol, membuktikan manggis bersifat antibakteri. Dalam riset itu ekstrak kulit manggis menghambat perkembangan bakteri Propionibacterium acnes and Staphylococcus epidermidis. Remaja perempuan mungkin paling membenci kedua makhluk liliput itu.

Gara-gara bakteri mungil itu, pipi mereka bertabur jerawat. Chomnawang mengukur efek antikroba dengan 2 cara, disc diffusion dan broth dilution. Yang disebut pertama berarti mengukur efek antikroba dengan 2 cara, disc diffusion dan broth dilution. Yang disebut pertama berarti mengukur efek melawan bakteri yang tumbuh di dalam kultur dengan media agar metode broth dilution, dengan media kaldu. Hasilnya ekstrak paling kuat menghambat perkembangan bakteri penyebab jerawat. Kulit buah anggota famili Cluciaceae itu mengungguli ketepeng senna alata, kirinyu Eupatorium odoratum, dan landik Barleria lupulina.

Begitu lebar tabir manggis yang tersingkap. Sayang, di tanah leluhurnya sang eksotis berjuluk ratu buah itu, belum banyak dimanfaatkan. Mungkin sebaliknya di mancanegara. Selama ini negara-negara maju seperti Uni Emirat Arab, Hongkong dan Belanda mengimpor manggis asal Indonesia. Badan Pusat Statistik mencatat volume ekspor Indonesia pada 2004 lebih dari 3 ribu ton dari total produksi 62.117 ton. Setahun kemudian volume ekspor melambung 8.472 ton, produksi 64.711 ton.

Boleh jadi tak Cuma daging buah kaya vitamin C-66 mg-yang mereka nikmati, tetapi juga kulit nan multikhasiat. Antikanker, antioksidan, mujarab mengatasi jantung koroner, mengatasi HIV, cuma sebagian kecil dari khasiat kulit yang selama ini menghiasi tong sampah. Tabir yang menyelimuti jack dan queen tersingkap. Di rimba raya sana terdapat banyak komoditas yang masih menjadi misteri, dan manggis adalah sebuah misteri alam untuk kebaikan manusia.

ARTIKEL DAN LAMPUNG POS

ALTERNATIF lain mendapatkan antioksidan guna mencegah perusakan sel yang disebabkan radikal bebas adalah buah manggis. Buah eksotis yang sering dijuluki queen of fruit ini ternyata memiliki banyak kandungan antioksidan pada kulit dan buahnya.

Dari hasil suatu penelitian, buah asli Asia Tenggara ini dapat menghasilkan xanthone, yaitu zat yang terbentuk dari hasil isolasi kulit buah manggis. Kadarnya mencapai 123,97 mg per ml. Xanthone mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.

Penelitian xanthone telah dimulai sejak tahun 1970 dan hingga kini telah ditemukan lebih dari 40 jenis xanthone, di antaranya adalah alpha-mangostin dan gamma mangostin yang dipercaya memiliki kemampuan mencegah berbagai penyakit. Kedua jenis xanthone tersebut dapat membantu menghentikan inflamasi (radang) dengan cara menghambat produksi enzim COX-2 yang menyebabkan inflamasi.

Penelitian lain menunjukkan bahwa gamma-mangostin mempunyai efek anti radang lebih baik daripada obat antiinflamasi lain yang dijual di pasaran. Xanthone jenis ini dapat menghindarkan berbagai penyakit yang disebabkan peradangan, seperti artritis dan alzheimer (merupakan salah satu penyakit disfungsi otak).

Xanthone juga bermanfaat mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor. Kemampuan antioksidannya bahkan melebihi vitamin C dan E yang selama ini dikenal sebagai antioksidan yang paling efektif. Kandungan alpha-mangostin dan gamma-maostin pada buah manggis juga bersifat sebagai antibakteri. Alpha-magodtin juga diketahui mempunyai efektivitas yang sama baiknya dengan antibiotika yang berada di pasaran seperti amphicillin dan minocycline.

Manggis merupakan komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan karena memiliki antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah keruakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Tidak cuma daging buah manggis yang kaya vitamin C-66 mg, tetapi juga kulit yang multi khasiat yaitu antikanker, antioksidan, mujarab mengatasi jantung koroner, HIV, dan sebagainya.

Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apotosis penghancur sel kanker. Xanthone mampu merawat beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru dan sebagainya. Xanthone dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, eukimia, antiinflamasi, dan antidiare.

Penelitian terbaru menemukan satu dari empat rakyat Amerika Serikat mengidap kanker dan 1 dari 5 orang akan meninggal pada usia dini. Solusi terbaik dari masalah ini adalah pencegahan. Konsumsi manggis secara rutin membuat awet muda karena antioksidan super yang berfungsi menjaga serta memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan menjadi lebih baik. Manggis membantu menghancurkan semua penyakit dalam tubuh dan memperbaiki sistem antibodi dalam tubuh. untuk lebih Lengkap klik disini

dikutip dari/bahan : lampung post

Penelitian tentang xanthone telah dimulai sejak tahun 1970 dan hingga saat ini telah ditemukan lebih dari 40 jenis xanthone, diantaranya adalah alpha-mangostin dan gamma mangostin yang dipercaya memiliki kemampuan mencegah berbagai penyakit. Kedua jenis xanthone tersebut dapat membantu menghentikan inflamasi (radang) dengan cara menghambat produksi enzim COX-2 yang menyebabkan inflamasi.

Penelitian lain menunjukkan bahwa gamma-mangostin mempunyai efek anti radang lebih baik daripada obat antiinflamasi lain yang dijual di pasaran. Xanthone jenis ini dapat menghindarkan berbagai penyakit yang disebabkan oleh peradangan, seperti artritis dan alzheimer (merupakan salah satu penyakit disfungsi otak).

Xanthone juga bermanfaat mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor. Kemampuan antioksidannya bahkan melebihi vitamin C dan E yang selama ini dikenal sebagai antioksidan yang paling efektif.

Kandungan alpha-mangostin dan gamma-maostin pada buah manggis juga bersifat sebagai anti bakteri. Alpha-magodtin juga diketahui mempunyai efektivitas yang sama baiknya dengan antibiotika yang berada di pasaran seperti amphicillin dan minocycline.

Selain itu, kandungan stilbenes pada buah manggis juga sangat bermanfaat sebagai antifungi.

Sebuah studi di Singapura menunjukkan bahwa sifat antioksidan pada buah manggis jauh lebih efektif dibandingkan dengan durian dan rambutan.

Source (http://tubuhsehat.blogdetik.com/category/buah-manfaatnya/)

Kajian terkini melalui sains telah membuktikan khasiat dan kelebihan buah manggis dengan penemuan sejenis bahan aktif di dalam buah manggis yang dikenali sebagai xanthone.
Xanthone ialah suatu bahan kimia aktif dengan strukturnya yang terdiri 3 cincin dan ini menjadikannya sangat stabil ketika berada dalam badan. Struktur ini menjadikannya sangat stabil dalam keadaan panas atau dingin.
Terdapat lebih dari 200 jenis bahan xanthone di alam tetapi lebih dari 40 jenis xanthone terdapat dalam buah manggis dan ini merupakan kandungan yang terbanyak.

Khasiat terbaik dari xanthone ialah ianya bersifat anti-oksidan yaitu menghambat proses oksidasi atau proses penuaan tubuh/sel tubuh. Xanthone akan melindungi sel dan mengurangi kerusakan pada sel akibat radikal bebas. Selain bermanfaat sebagai anti-oksidan, buah manggis juga berkhasiat sebagai antibakteri, anti-kanker, dan anti-radang.
Bagian lain yang bermanfaat adalah kulit buahnya. Kulit manggis menghasilkan warna merah keunguan, dan amat sulit dibersihkan. Karena mengandung tanin, resin, dan crystallizable mangostine (C20H22O5), yang mudah larut dalam alkohol atau ether, tidak larut dalam air. Kulit manggis amat berkhasiat untuk membuang asam ureat di dalam tubuh yang berguna bagi penderita reumatik/gout.

(source dari http://tanpapena.blogspot.com/2009/06/khasiat-buah-manggis.html)

Kamis, 11 November 2010

Khasiat buah manggis menurut Menurut Dr. Ir. Raffi Paramawati ( Balai besar pengembangan mekanisme pertanian)

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Menurut Dr. Ir. Raffi Paramawati ( Balai besar pengembangan mekanisme pertanian)

Alam Indonesia sebagai daerah beriklim tropik terbukti sangat cocok untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman manggis. Manggis (Garcinia Masngostana L) merupakan salah satu komoditas buah yang mempunyai prospek cerah untuk dikembangkan di berbagai daerah dengan ekologi yang cocok untuk pertumbuhan manggis. Tanaman manggis secara umum masih dibudidayakan secara tradisional dan turun temurun, belum banyak sentuhan teknologi modern, sehingga peluang peningkatan produksi, kualitas dan pemasaran masih terbuka.

Saat ini manggis merupakan salah satu primadona ekspor yang menjadi andalan Indonesia untuk meningkatkan penerimaan devisa negara, karena manggis digemari di luar negeri. Namun jumlah manggis yang dapat diekspor hanya 10% dari total produksi (60.000 ton). Bagian yang biasanya dikonsumsi dari buah manggis adalah daging buah, yang mempunyai rasa asam-manis lezat, yang membuat manggis dijuluki sebagai Ratu Buah (Queen of Fruits). Namun ternyata bagian yang paling berkhasiat bagi kesehatan tubuh adalah kulit buah manggis. Dalam kulit terdapat super antioksidan alami yang dikenal dengan nama XANthone.

XANthone merupakan molekul besar yang terdiri dari berbagai komponen super antioksidan, misalnya alpha-Mangostin; Garcinone A; beta-Mangostin; Garcinone B; 3-Isomangostin; Garcinone C; Mangostanol; Garcinone D; Maclurin; Garcinone E, Catechins and polyphenols, Vitamin C dan sebagainya.

Antioksidan diperlukan tubuh untuk untuk mencegah kerusakan akibat serangan radikal bebas, melalui perlindungan terhadap protein, sel, jaringan dan organ-organ tubuh. Antioksidan telah terbukti dapat mencegah penuaan dini (anti aging), mencegah penyakit jantung, mencegah berbagai jenis kanker, mencegah kebutaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Banyak antioksidan alami yang terdapat dalam makanan kita, antara lain askorbat (vitamin C), tokoferol (vitamin E), karotenoid (vitamin A) dan poliphenol (antioksidan dalam teh dan dedaunan). Namun kesemuanya itu kemampuannya jauh di bawah XANthone dari manggis. Sebagai contoh, antioksidan dalam jeruk mempunyai nilai 2400 ORAC per 100 oz, sedang XAMthone mempunyai nilai 20.000 ORAC.

XANthone juga terbukti mempunyai keunggulan mampu menjelajah seluruh tubuh untuk menetralkan radikal bebas, sehingga tubuh kita menjadi lebih bersih dan lebih sehat daripada sebelumnya. Selain itu, XANthone mempunyai sifat sebagai antikanker, antiinflammatory, antimikroba, antialergi, menurunkan cholesterol, tekanan darah dan kadar gula, serta membantu menyembuhkan penyakit degeneratif (jantung, stroke, katarak) dan masih banyak lagi.

Saat ini ekstrak XAMthone dari manggis telah diproduksi dengan merek XAMthone plus. Produk dalam bentuk minuman suplemen ini baru pertama kali diproduksi di Indonesia dalam skala industri. XAMthone Plus adalah estrak buah manggis yang dikombinasikan dengan rosella, madu,anggur dan apel sehingga memberikan rasa sensasional, sehingga cocok disebut sebagai minuman suplemen generasi baru. Dalam aplikasinya pada pengguna, XAMthone Plus terbukti mampu memberikan reaksi cepat dalam mematikan penyakit akibat mikroba (bakteri, fungi, virus, parasit) dan secara signifikan mampu memperbaiki sistem dalam tubuh (menormalkan kandungan gula dalam darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat dan sebagainya). Bahkan bukti spektakuler terjadi pada kesembuhan beberapa penderita stroke, penurunan fungsi ginjal, kanker payudara, leukemia dan masih banyak lagi.mampu meningkatkan stamina dan kekebalan, disamping akan melindungi tubuh dari penyakit degeneratif

Khasiat Buah Manggis Menurut Dr. Ir. warid Ali Qosim, M.S ( Dosen Jurusan Budi Daya Pertanian dan Tim Ahli Divisi TTG Lembaga Pengabdian Masyarakat

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Menurut Dr. Ir. warid Ali Qosim, M.S ( Dosen Jurusan Budi Daya Pertanian dan Tim Ahli Divisi TTG Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unpad Bandung.

Kulit Buah Manggis Sebagai Anti Oksidan

ADA satu ungkapan yang sering dijumpai di masyarakat, “Biar hitam si buah manggis.” Ungkapan tersebut digunakan untuk menilai sesuatu jangan dilihat dari bentuk luarnya saja, tetapi lihatlah isinya. Begitu juga untuk menilai buah, jangan melihat kulit buah manggis yang berwarna cokelat hitam, tetapi daging buahnya yang berwarna putih, bertekstur halus, dan rasanya yang manis sekali bercampur asam sehingga menimbulkan rasa khas dan segar.

Buah bernama Latin Garcinia mangostana L. ini termasuk famili Guttiferae dan merupakan spesies terbaik dari genus Garcinia. Manggis termasuk buah eksotik yang sangat digemari oleh konsumen, baik di dalam maupun luar negeri, karena rasanya yang lezat, bentuk buah yang indah, dan tekstur daging buah yang putih halus. Tidak jarang jika manggis mendapat julukan Queen of tropical fruit (Ratunya Buah-buahan Tropik).

Pada umumnya masyarakat memanfaatkan tanaman manggis karena buahnya yang menyegarkan dan mengandung gula sakarosa, dekstrosa, dan levulosa. Komposisi bagian buah yang dimakan per 100 gram meliputi 79,2 gram air, 0,5 gram protein, 19,8 gram karbohidrat, 0,3 gram serat, 11 mg kalsium, 17 mg fosfor, 0,9 mg besi, 14 IU vitamin A, 66 mg vitamin C, vitamin B (tiamin) 0,09 mg, vitamin B2 (riboflavin) 0,06 mg, dan vitamin B5 (niasin) 0,1 mg. Kebanyakan buah manggis dikonsumsi dalam keadaan segar, karena olahan awetannya kurang digemari oleh masyarakat.

Selain buah, kulit buah manggis juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit buah mengandung senyawa Xanthone yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa Xanthone tersebut hanya dihasilkan dari genus Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.

Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker meliputi breast, liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin, antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan. Kulit buah juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside.

Senyawa tersebut berperan penting pada pewarnaan kulit manggis. Kulit buahnya mengandung senyawa pektin, tanin, dan resin yang dimanfaatkan untuk menyamak kulit dan sebagai zat pewarna hitam untuk makanan dan industri tekstil, sedangkan dan getah kuning dimanfaatkan sebagai bahan baku cat dan insektisida.Efek biologi & farmakologi Rebusan kulit buah manggis mempunyai efek antidiare. Buah manggis muda memiliki efek speriniostatik dan spermisida. Ekstrak (n-heksana dan etanol) manggis memiliki tingkat ketoksikan tertentu pada penggunaan metode uji Brine Schrimp Test (BST). Dari hasil penelitian dilaporkan bahwa alfa mangostin (1,3,6-trihidroksi-7-metoksi-2,8-bis (3metil-2-butenil)-9H-xanten-9-on) hasil isolasi dari kulit buah manggis mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.

Dari hasil studi farmakologi dan biokimia dapat diketahui bahwa alfa mangostin secara kompetitif menghambat tidak hanya reseptor histamin H, mediator kontraksi otot lunak tetapi juga epiramin yang membangun tempat reseptor H1 pada sel otot lunak secara utuh.

Mangostin merupakan tipe baru dari histamin. Toksisitas pemberian ekstrak daun muda terhadap mencit bunting dengan dosis 500, 1000, dan 1500 mg/kg BB menunjukkan efek pada fetus berupa penurunan berat badan, terjadinya perdarahan pada fetus, dan adanya perubahan jaringan hati fetus seperti nekrosis pada sel hepar, tetapi tidak terjadi kelainan perkembangan dan aborsi. Ekstrak daun manggis dengan berbagai dosis dapat mengurangi jumlah sel spermatid, terjadi penambahan jumlah spermatozoa abnormal, dan lambatnya gerak maju spermatozoa mencit.

Ekstrak kulit buah yang larut dalam petroleum eter ditemukan dua senyawa alkaloid. Kulit kayu, kulit buah, dan lateks kering Garcinia mangostana mengandung sejumlah zat warna kuning yang berasal dari dua metabolit yaitu alfa-mangostin dan mangostin yang berhasil diisolas i. Mangostin merupakan komponen utama sedangkan mangostin merupakan konstituen minor. Ditemukan metabolit baru yaitu 1,3,6,7-tetrahidroksi-2,8-di (3-metil-2butenil) xanton yang diberi nama a-mangostanin dari kulit buah Garcinia mangostana.

Buah manggis digunakan untuk mengobati diare, radang amandel, keputihan, disentri, wasir, luka/borok. Selain itu, digunakan sebagai peluruh dahak dan untuk sakit gigi. Kulit buah manggis digunakan untuk mengobati sariawan, disentri, nyeri urat, sembelit. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri perut. Akar untuk mengatasi haid yang tidak teratur. Dari segi rasa, buah manggis cukup potensial untuk dibuat sari buah.

Khasiat Buah manggis Menurut Dr. Berna Elya ( Peneliti Departemen farmasi Universitas Indonesia)

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Menurut Dr. Berna Elya ( Peneliti Departemen farmasi Universitas Indonesia)

Selain nangka-nangkaan, komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan adalah manggis yang popular sebagai queen of fruits. Dr. Berna Elya, periset jurusan Farmasi Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa manggis sebagai antioksidan. Menurut dr. Paulus Wahyudi Halim, dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Banten, antioksidan ‘menangkap’ radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Disebut radikal bebas lantaran atom atau kelompok atom itu memang dalam keadaan bebas alias tidak terikat dengan gugus lain

Radikal bebas mempunyai elektron yang tak berpasangan. Jika diibaratkan radikal bebas mirip orang jahat, belum berpasangan, tangan tak terikat sehingga usil mengambil gambar orang. Faktanya radikal bebas memang menangkap molekul hydrogen, asam lemak, logam berat yang pada akhirnya memicu beragamnya penyakit degeneratif.

Antioksidan itu bagai orang baik yang menangkap si jahat tadi setelah melepas molekul. Pada kulit manggis, ‘orang baik hati’ itu bernama XANTHONE. Kadarnya mencapai 123.97 mg per 100 ml. Turunan antioksidan itu antara lain 3-isomangostin, alphamangostin, gammamangostin dan garcinone A.

Nama Garcinone A mudah ditebak, nama dari genus pohon asal Kalimantan itu, Garcinia mangostana. Itu mengabadikan nama ahli botani dari Perancis Laurent Garcin.

Khasiat XANthone bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset Moongkarndi. Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji XAMthone dalam riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker payudara manusia. Hasilnya? Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.

Chi Kuan Ho dari Veterans General Hospital dari Taipei mengungkapkan bahwa turunan XAMthone mujarab mengatasi sel HCCs hepatocellular carcinomas atau kanker hati. Turunan XAMthone itu adalah Garcinone E. Kami menyarankan bahwa Garcinone E mungkin berpotensi untuk digunakan dalam perawatan beberapa tipe kanker yang berhubungan dengan pencernaan dan paru-paru.

Senin, 01 November 2010

Medical Uses of Xanthones

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Medical Uses of Xanthones

This information is based of the research of Dr. J. Frederic Templeman, M.D.


"Let Food Be Your medicine" -- Hippocrates

Here is a list of medical conditions that Dr. Templeman uses mangosteen and xanthones contained within the fruit as first line treatment in his medical practice:

  • ERD (gastro-esophageal reflux disease)
  • Hiatal hernia
  • Diverticulitis
  • Arthritis
  • Sleep disorders
  • Irritable bowel disease (diarrheal type)
  • Fibromyalgia
  • Neurodermatitis
  • Fatigue
  • Eczema
  • Mild depression
  • Muscle or joint pain without evidence of Arthritis
  • Seborrhea
  • Recurrent urinary tract infections in the elderly

    Disclaimer: Information herein is not intended to be taken as medical advice. No therapeutic or medical claims are either implied or made. Do not alter any medical treatment or the use of medications without the permission of your medical care provider.
Here is a list of prescription medications that Dr. Templeman has replaced with mangosteen and xanthones:
  • Nexium, Prevacid, Aciphex, & other proton pump inhibitors.
  • Zantac, Pepcid, & other H2 blockers.
  • Allegra, Zyrtec, Claritin, Clarinex, & other antihistamines.
  • Singulair, Prednisone
  • Lotrisone, Topicort, Cutivate, Diprolene, & other topical Cortico Steroids used for skin conditions (Eczema, Psoriasis, Seborrhea)
  • Valium, Xanax, & other minor tranquilizers.
  • Tegretol, Neurontin, & other anti-epileptic drugs used (off label) for chronic pain relief.
  • Prozac, Zoloft, Paxil, Lexapro, & other antidepressants when used for Dysthymia & anxiety states.
  • Vicodin, Percocet, Duragesic patch, Methadone, & other narcotics used for chronic pain control.
  • Celebrex, Vioxx, Bextra, Naproxen, Arthrotec, Ibuprofin, & other anti-inflammatories used for Musculo-Skeletal pain & inflammation.
  • Ultram, Talwin, & other non-Opiod pain preparations.
  • Midrin, Fioricet, Imitrex, Amerge, Maxalt, Zomig, & other Seretonergil Migraine headache preparations.
  • Lipitor, Zolor, Pravacol, & other Lipid-lowering agents.
  • Valtrex, & other anti-herpetic agents.
  • Aricept, Cognex, & other Alzheimer’s preparations.
  • Anusol, & other Hemorrhoid preparations
===
Medis Penggunaan Xanthones

Informasi ini berdasarkan penelitian Dr J. Frederic Templeman, MD


"Biarkan Makanan Menjadi Obat Anda" - Hippocrates

Berikut adalah daftar kondisi medis yang Dr Templeman menggunakan manggis dan santon terkandung dalam buah sebagai pengobatan lini pertama dalam praktek kedokteran:

ERD (penyakit refluks gastro-esophageal)
Hiatus hernia
Diverticulitis
Radang sendi
Gangguan tidur
Irritable bowel penyakit (tipe diare)
Fibromyalgia
Neurodermatitis
Kelelahan
Eksim
Depresi ringan
Otot atau nyeri sendi tanpa bukti Arthritis
Seborrhea
Infeksi saluran kemih berulang pada orang tua

Disclaimer: Informasi dokumen ini tidak dimaksudkan untuk dianggap sebagai nasihat medis. Tidak ada klaim terapi atau medis baik tersirat atau dibuat. Jangan mengubah perawatan medis atau penggunaan obat tanpa izin dari penyedia pelayanan kesehatan Anda.
Berikut adalah daftar obat resep bahwa Dr Templeman telah digantikan dengan manggis dan santon:
Nexium, Prevacid, Aciphex, & inhibitor pompa proton lainnya.
Zantac, Pepcid, & blocker H2 lainnya.
Allegra, Zyrtec, Claritin, Clarinex, & antihistamin lain.
Singulair, Prednisone
Lotrisone, Topicort, Cutivate, Diprolene, & lainnya Cortico Steroid topikal digunakan untuk kondisi kulit (eksim, psoriasis, Seborrhea)
Valium, Xanax, & obat penenang kecil lainnya.
Tegretol, Neurontin, & obat anti-epilepsi lainnya yang digunakan (off label) untuk menghilangkan rasa sakit kronis.
Prozac, Zoloft, Paxil, Lexapro, & antidepresan lain bila digunakan untuk menyatakan Dysthymia & kecemasan.
Vicodin, Percocet, Duragesic patch, Methadone, & narkotika lain yang digunakan untuk mengendalikan nyeri kronis.
Celebrex, Vioxx, Bextra, naproxen, Arthrotec, Ibuprofin, & lain antiperadangan digunakan untuk nyeri Musculo-Skeletal & peradangan.
Ultram, Talwin, & preparat lain nyeri non-Opiod.
Midrin, Fioricet, Imitrex, Amerge, Maxalt Zomig, & lainnya Seretonergil Migraine preparat sakit kepala.
Lipitor, Zolor, Pravacol, & agen penurun lipid lainnya.
Valtrex, & agen anti-herpes lainnya.
Aricept, Cognex, & Alzheimer lain persiapan.
Anusol, & persiapan Wasir lain

Minggu, 31 Oktober 2010

Mangosteen juice & HIV

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Mangosteen juice & HIV

From www.mangosteenmd.com which is Dr. Templeman's website. (Q&A section for Immune System)

"Q. A friend of ours has been diagnosed HIV positive. This diagnosis was done several years ago. The disease has not as of yet progressed to the AIDS stage. This person takes very good care of his health. He works out daily, eats a very good and healthy diet and is in good health other than the HIV. What will Mangosteen juice do for him?

How should he take [Mangosteen Juice] and in what quantities?

A. I would suggest that he take 1 oz, 3x a day if he can afford it. It will help to preserve his health by boosting his immune response but it will not cure the HIV."

Also, go to www.pubmed.com and enter Xanthones in the search. I was going through the articles looking for info on Parkinson's and remember seeing a study on HIV.

Ben & Debby Cossart - Sun, 4 Apr 2004

===

Manggis Jus & HIV
Dari www.mangosteenmd.com yang Templeman's website Dr. (Q & A bagian untuk Immune System)
"Q. Seorang teman kami telah didiagnosa HIV positif. Diagnosis Hal ini dilakukan beberapa tahun lalu. Penyakit ini tidak seperti yang belum berkembang ke tahap AIDS Orang ini membutuhkan. Perawatan sangat baik kesehatannya. Dia berhasil harian, makan diet yang sangat baik dan sehat dan sedang dalam kesehatan yang baik selain HIV. Apa yang akan Manggis jus lakukan untuknya?
Bagaimana seharusnya ia mengambil [Manggis Juice] dan dalam jumlah apa?
A. Saya akan menyarankan bahwa ia mengambil 1 ons, 3x sehari jika dia mampu membelinya. Ini akan membantu untuk menjaga kesehatannya dengan meningkatkan respon kekebalan tubuhnya tetapi tidak akan menyembuhkan HIV. "
Juga, pergi ke www.pubmed.com dan masukkan Xanthones dalam pencarian. Aku akan melalui artikel mencari info tentang Parkinson dan ingat melihat sebuah studi tentang HIV.
Ben & Debby Cossart - Sun, 4 Apr 2004

How Mangosteen Is Better than Acai...



XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Mangosteen & Heart Disease :: The X-Factor



XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Mangosteen & The Science :: The X-Factor



XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Mangosteen & Inflammation(2) :: The X-Factor



XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Mangosteen & Arthritis :: The X-Factor



XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Mangosteen & Inflammation(1) :: The X-Factor



XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Mangosteen & Cancer :: The X-Factor



XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Why Dr. Oz Like Mangosteen?



XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Minggu, 24 Oktober 2010

Science, non-science and nonsense

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Science, non-science and nonsense

I first reserved the domain name mangosteen.com back in the 1990's. I did it for a very simple and straightforward reason. I have a farm in the tropics where I am growing this exquisite fruit for commercial production and sales. Most people would be seeing the fruit for the first time in the years to come and want to know more. I knew I would need to educate the consumer about this exotic fruit, at least exotic to people in the USA, and where better to look for information than mangosteen.com. That was then.

Today, the mangosteen when processed with the rind as well as the edible portion is the subject of thousands, maybe tens of thousands of web sites because of its alleged health benefits. I can only guess how many products there are out there with untold numbers of formulations as beverages, lotions, teas, pills, powders, extracts, and so on. I can not say if some are better or worse than others with regards to alleged health benefits. For simplicity and convenience (and because I don't type!) I do not want to have to refer in writing over and over to any specific formulation or any specific company's product each and every time on this web site; I have chosen instead to lump together all of the whole mangosteen-containing processed products and refer to them as "PMP." Think of this as "Processed whole Mangosteen Products". When fresh mangosteen is simply pressed for the fresh juice, this is not what I am referring to. I am hopeful that someday the fresh juice will become available as it is quite superb. Read on.

For the last several years, I have received weekly requests from people wanting to know if the domain name mangosteen.com is for sale, lease, rent, banner placement, partnership or available for any other type of PMP promotion using this domain. It is not.

I have been emailed and phoned generally by courteous people but not always. I have been insulted and harassed by a few and some have thought they could wear me down or make higher and higher offers until I finally gave in. Please stop. It is not about the money, it is about the ethics and mine don't have a price. People have also attempted to simply take this domain and try to get it hosted without owning it! And it is spoofed by a few individuals as well but I am sure their intent is, well, obvious.

I decided to add this page to the mangosteen.com web site to address the increasing number of questions being raised by the tidal wave of PMP hitting the market today. I would emphasize before I go on that I have no financial involvement with any PMP company by choice. I would also add that no one has more to gain from the scientific proof of any benefit attached to consuming mangosteens in any form or in any formulation, fresh or processed, than I do...because I grow them for fresh sales. On the other hand, if the mangosteen were to end up tainted by problems relating to the consumption of any of its numerous processed products, then it might spill over and affect my ability to market the fresh fruit. Thus this page on the web site. I am not stating that any problems have arisen with PMP anywhere in this web site. I know of none to date.

Science

The botany of the mangosteen is as follows. The Latin name of the mangosteen is Garcinia mangostana L. The genus Garcinia is named in honor of Laurent Garcin, a French 18th century explorer and plant collector. Linnaeus, the "L" after the species name mangostana, honored his work by naming the genus Garcinia after him. Besides the mangosteen, there are numerous other species within the genus, many of which produce edible fruit but none as exquisite as the mangosteen. Some produce valuable gums, waxes and dyes. I will say that although the word "mango" is contained in the word "mangosteen" there is no relationship botanically. Mangos and mangosteens are not at all related at the genus or family levels, only share several of the same letters.

Going up the scale or hierarchy, the genus Garcinia falls in the plant family Clusiaceae. This is the new name for the family and the replacement for the former family name, Guttiferae. This change was made several years ago by the international botanical nomenclature organization. Further botanical descriptions are available online as well as in botany texts and I will leave it to those who seek more of the technical description to go to those sources directly. An excellent text and source for vast amounts of technical information on numerous tropical fruits and nuts can be found in "Plant Resources of South-East Asia No. 2. Edible fruit and nuts." (1992). This book, by E. W. M. Verheij and R. E. Coronel, is a wonderful resource that provides details for all levels of scholarship.

Some traits of the mangosteen bear further discussion because they have played a major role in limiting the extent to which mangosteens have been planted around the globe. For example, the seeds of the mangosteen are considered "recalcitrant."

This means that they are very short-lived and must be kept moist or they die almost as soon as they dry out. Mangosteen seeds can be kept alive in moist peat moss for weeks and this is how they are usually shipped to distant locations. Holding the mangosteen seeds in a moist medium to keep them alive also causes them to immediately begin trying to sprout.

Mangosteen trees are dioecious, meaning that there are male trees and female trees. The only problem with this is that to date, no one has been able to find a male tree anywhere in the world so if they exist, they are quite rare. Globally, it is possible that there have never been any male mangosteen trees. This places the entire burden on the female tree to perpetuate the species. No males means no pollen, even though the female flower contains rudimentary sterile anthers where pollen would normally be found. Without pollen, there is no way to fertilize the female flower and create true seeds with variable genetic traits. Instead, the female mangosteen trees succeed in perpetuating the species by a process known as apomixis or agamospermy. The wall lining the ovary of the female flower, the nucellus, supplies the material that will then develop within the fruit segments and becomes what is effectively an asexually produced seed. As a result of this, it produces a clone of the mother tree.

In a manner reminiscent of a potato tuber, the seed does not have the normal internal structure found in most plant species' seeds and it can be planted in any orientation, sprouting a new shoot from the highest point underground. There also appears to be no root hair development in mangosteen which may negatively affect nutrient uptake. The involvement with mycorrhizal organisms plays a major role in the mangosteen's ability to get what it needs from the soil. Further impeding the chances of survival, the seed size corresponds to seedling size and vigor and small seeds are not worth planting as they retard the initial development.

And then there is the last problem with growth in the early months. The tap root that forms appears to be adapted to little more than water uptake and during the first 6 months or more, the seedling lives almost exclusively off the contents of the seed's initial nutrient supply. It is only after overcoming all of these hurdles that the mangosteen plant can then continue its already challenged existence. And it proceeds in a similar vein over the next few years before reaching maturity and producing fruit. This is because the mangosteen seedling goes through what is known as a juvenile period with stringent requirements as to light levels and water supply. Many tropical trees have this juvenile period where they slowly grow upwards from the heavily shaded forest floor, gradually reaching for the brighter canopy above. This is often accompanied by a leaf structure that is quite different from that of the mature tree's leaves and is more efficient for light absorption. In many cases, this is a survival strategy; it enables seedlings that happen to land and sprout in a low-light location to bide their time, hoping for a chance at better light levels later. In the case of the mangosteen, this period can go on for decades. In part, this has given the mangosteen the mistaken reputation of requiring 10 or more years to reach maturity and fruit production. Simply not true. Under ideal conditions (plant nursery), the first fruit can be as soon as 6 years after the seed sprouts but the initial low light period is still essential for about the first two years.

Since there is no pollen source and therefore no sexual fertilization, there is no crossing and mixing of the genes that would provide a means for variety development and selection. It can take place but will require lab techniques to manipulate the movement of genetic material within the nucleus and other structures of the cell. This feature in plants is not all that rare. Lawn grass seeds results from this kind of 'seed' production and it is a benefit where uniformity is desired.

Because the seed does not arise from fertilization, genetic variation was thought to be almost nonexistent. Most written resources make mention of this lack of variation or attribute any distinct phenotypes (visually observable expression of the genes) to subtle differences in the environment in which the trees are planted. In other words, amongst one hundred trees in a field together, the small differences in soil structure or chemistry or water retention from one spot to the next might account for any visual differences in the appearance of the trees or their fruit. In large part it could but it turns out there is much more going on at the genetic level.

Since the seed arises from the cell wall of the female tree's flower and is effectively a clone of the mother tree, the seedling has her genes intact and unchanged for generation after generation. This has led many to conclude that all of the mangosteen trees in the world are genetically identical but this is most definitely not so (2, 3). Several experiments have been conducted taking advantage of the most current DNA and RNA analysis techniques and it turns out that there is significant variation globally amongst the different populations of the mangosteen. There is a large proportion that have essentially the same genetic make-up (genotype) but there are significant numbers that do not.

This brings me to a discussion of the chromosomes of the mangosteen. I will say that work is being done now to try and further our understanding of the genetics of the mangosteen because it has such great potential as a fruit tree crop. To date, no one has published a paper that can state the number of chromosomes in the mangosteen with any certainty but this could change any day. Known as a karyotype, the chromosome count has been reported with such a wide variation in number as to be considered an unknown. The key question being looked at is, did the mangosteen arise as a result of a rare cross between two different Garcinia species (1)? And if it did, does this relatively rare event, the crossing of two species, explain in part the difficulty in producing progeny of both genders of trees, having viable pollen or exhibiting a very slow initial growth rate?

These questions when answered will go a long way in helping researchers to develop new cultivars (cultivated varieties) of this wonderful fruit. It is possible that the mangosteen is a result of a cross between two Garcinia species that had double their usual chromosome count (polyploidy), enabling them to interbreed and produce sterile offspring. During cell division, each double set of chromosomes (homologous pair) would be able to find the comparable other chromosome to pair up with and then enable cell division to proceed to completion. As unlikely as this series of events might seem, it has happened many times in the plant kingdom. It is possible with the mangosteen that it has happened more than once and at different locales. In addition to mutation and genetic drift, this could help to explain some of the variation found in genetic samples. This could also help researchers to create new mangosteen lines by determining which are the parent species. One could then manipulate their chromosome count, enabling the crossing of the two species to create new varieties.

The mangosteen has historically been praised (see History and Folklore) for countless centuries by all who encountered it. The edible interior is renown for its indescribable sweet-sour melting rush of flavors. But apart from the edible treasure inside the hull, the rind (technically a pericarp) has also been part of Ayurvedic medicine and has been valued throughout its native range for its medicinal qualities. The rind possesses a great diversity of complex organic chemicals (see Duke below), amongst which are tannic acid and xanthones. Xanthones comprise much of the promotional claims but it may well be the tannic acid which explains why it has been used almost exclusively as an astringent and aid in controlling dysentery, diarrhea and so on. For the last several centuries, the primary medicinal use of the rinds of the mangosteen has been for a disease, dysentery, that rarely ever appears anymore in present day America or most of Europe. In fact, the rind contains so much tannic acid, it was suggested by someone in the 19th century (New York Times, October 27, 1881) that they be sent bulk to the US to aid in the tanning of leather. According to this article, it made sense because the mangosteen rinds contained more tannin than was found in oak bark!

This raises a question as to the palatability of a mangosteen product that claims to be a whole fruit formulation. It would be much too bitter to consume unless the extract was chemically modified or was so dilute it could be masked by sweeteners. Imagine the flavor if you placed an entire grapefruit in a blender, bitter rind and all. As to making a juice out of just the edible interior portion, you might lose out on most or all of the complex xanthones found in the rind. Thus the need for the whole fruit. And since the USDA does not permit the import of fresh mangosteens from anywhere in Southeast Asia as of this writing, the fruit if processed in the US would have to be frozen before it could gain entry.

Nutrition

The table below comprises nutrition results performed at a US food testing lab that is fully certified and accredited. The fruit used were selected from the 2006 crop which was small and from young trees. The results may shift some as the trees mature but probably not much. The analysis below is from a batch of 32 fruits in total. The weight of each fruit was, on average, approximately 4 ounces or 113.4 grams. With the seeds included, the total of the edible part was 32.3% but I do not consider the seeds to be very palatable. Without the seeds, the total weight of just the edible portion of the mangosteen fruit was about 29% of the total whole fruit weight.

See the values in the table marked below with an asterisk

*pH

The mangosteen pH is quite low. On its own this would make for an intensely sour fruit were it not for the offsetting effect of the high sugar content. This is at the heart of the popularity of the mangosteen and explains why the fresh fruit is so intense in flavor.

**Brix

This number was calculated using a refractometer in the field. The value is high and reflects the significant concentration of sugars. This in combination with strong acidity makes the fresh mangosteen such a memorable tasting experience.

***Potassium

This is one of the nutrients that helps to make the fresh mangosteen fruit an excellent source of this important element. Potassium in the diet plays a vital role in energy levels and heart health.

Fructose 2.4%
Sucrose 10.0%
Glucose 2.2%
Maltose .1%
Lactose <0.1%
pH* 3.52
Moisture/VAC/70C/CWt 80.69%
Protein 0.50%
Brix** 18.8%
Fiber, total dietary 1.35%
Riboflavin (Vitamin B2) <0.08%>
Thiamin Vitamin B1) 0.08 mg/100g
Vitamin A/B-carotene <50>
Vitamin C 7.2 mg/100g
Vitamin E 0.6 IU/100g
Nitrogen (TKN) 0.08%
Phosphorus 9.21 mg/100g
Potassium*** 61.6 mg/100g
Calcium 5.49 mg/100g
Copper 0.06 mg/100g
Iron 0.17 mg/100g
Magnesium 13.9 mg/100g
Manganese 0.10 mg/100g
Sodium 6.43 mg/100g
Zinc 0.12 mg/100g

Non-Science... and nonsense!

The history and folklore of the mangosteen are dealt with on another page within this site. The page before you is about the scientific research currently being conducted on the mangosteen, Garcinia mangostana L. The science of the mangosteen means research experiments that can and have been repeated at independent laboratories, that use controls and double blinds, have chemical analyses performed by independent labs with national certification and no financial connection to or partnership with the company paying for the results. Science is not when the results of the experiments are from 'in house' tests or uncertified labs or "unpublished results" or from a friend of yours who knows organic chemistry.

Before I continue, I would like to draw your attention to the internationally renown Memorial Sloan-Kettering Cancer Center and the relevant page on their web site, as follows;

http://www.mskcc.org/mskcc/html/60765.cfm

Below are some of the examples currently on line on different PMP sites of what I mean by non-science;

1) Anecdotes and testimonials of amazing benefits, ailments that seem to fade away with regular (purchases) use

2) References to fictitious medicinal uses from history

3) Unverified and untested recommendations of doctors, nutritional authorities, people with Ph. D's

4) References to scientific studies with the word mangosteen in them somewhere, anywhere

5) References to "therapeutic doses" of mangosteen extracts or ORAC or xanthones

6) Statements that God created the mangosteen, has higher authority than the FDA ( I kid you not!)

7) References to the big pharmaceutical conspiracy keeping the secrets of the mangosteen from you

8) Citing the Jim Duke USDA paper (4)

Let me start with #1.

Anecdotal evidence requires a leap of faith. You must choose to believe it if you want to believe it, not because you know it to be true. Who was the person who said it? How do you know it was ever said and not made up for promotional purposes? Was it actually a person using the product? Was it a person paid to say it or someone who sells the product? Was it the placebo effect? Did the person have a financial involvement with the firm? This is not to say that anecdotal or testimonial comments are worthless. But they are not scientifically obtained or verified and as such are not a good basis for making health decisions. As everyone knows, sometimes folkloric knowledge or tales passed along hold up under scientific scrutiny, leading to further research. They then become the basis for verified knowledge. But most of the time, anecdotes and testimonials are baseless and the result of ignorance or simple coincidence. They should be taken with a grain of salt at best if there is no scientific substantiation of the claims made.

#2

Going back several centuries, one can only find a very limited amount of information regarding the medicinal uses of the mangosteen. Medical knowledge being what it was, there may have been benefits that were unknown to the user which were working in the background without their awareness. That said, the most common recurring historical reference of medicinal use is related to the astringence of and therefore diuretic effects of the rind of the mangosteen. Pretty much, it was for dysentery. I must add that numerous vendors of the PMP like to give their blurbs a classy touch and throw in words that seem sophisticated to add gravitas or significance to their presentation. My favorite is the frequent reference to "scribes" as it is relatively rarely seen word in the present day. Looking it up, an exercise not often used by the dimwits who write this drivel, one sees that this word actually refers to;

1 : a member of a learned class in ancient Israel through New Testament times studying the Scriptures and serving as copyists, editors, teachers, and jurists

2 a : an official or public secretary or clerk b : a copier of manuscripts

3 : WRITER; specifically : JOURNALIST

From;

http://www.m-w.com/cgi-bin/dictionary?sourceid=Mozilla-search&va=scribe

Basically, a "scribe" is someone who owns a pen and copies other people's writings; they 'transcribe.' Scribes of yesteryear were 1) in Israel and never saw or heard of a mangosteen or 2) were secretaries or people who 'transcribe' other people's work or 3) own a writing instrument and write about stuff. The recurring reference to "scribes" is the result of each of the marketers stealing each other's lamebrain ad copy. A proud moment for all of you. Maybe sometimes scribe means plagiarism.

#3

The use of trained professionals to substantiate product claims is an admirable one. Who better to rely on! And they should be comfortable fully disclosing their education, schools, degrees and the years they completed the programs they received their degrees in. To prevent any conflicts of interest, these experts should always fully disclose their financial involvement with any company whose product they endorse or their comments are potentially prejudiced and compromised. If they are involved financially, they should say so. There is nothing wrong potentially with a financial involvement and in fact it could be a testimonial to their faith in the product in question. Once their involvement is out in the open, then their presentation with genuine verifiable reproducible results should be examined and appraised with an open mind. And they, the experts, should be willing to invite scrutiny and retesting of their claims.

#4

This is probably the most offensive of all the PMP marketing claims out there. Legitimate scientists from accredited universities and pharmaceutical companies are constantly testing different chemicals from plants to try and isolate any substance that might provide a benefit to prolonging and enhancing life. I will not cite their work here as it could be misconstrued as a promotional tool but all one needs to do is go to www.scirus.com and enter the search term "mangosteen." Actual science and actual independent papers by real scientists will appear.

The chemicals primarily in the rind of the mangosteen are complex and in some cases unique to this fruit. They are isolated by simple ethanol extraction and or by more sophisticated means when a particular substance is being sought for a very specific test. The difference is important. The former is crude, yielding a soup of dozens or more chemicals. The latter method is finely tuned and the product yielded must be assayed to verify its chemical composition. Either way, the work done to date shows that some chemicals in the rind of the mangosteen may show some benefits against breast cancer, leukemia, pathogenic bacteria, colon cancer and so on... in test tube-maintained cancer cell lines and in rats. Not in living people. There are very promising hints of possible benefits down the road. We are not down that road yet.

Note that the above studies referred to were isolating and using specific substances extracted from the rind or whole fruit of the mangosteen. In order for a company to promote the benefits of PMP, they should prove that their product contains the same chemicals as those used in the scientific studies they highlight on their web sites. Proof that the specific chemical in the science article is also in the PMP seems to make perfect sense to me. Or what is the relevance of the cited article in the first place?

And one more item for #4. Many foods offer cancer-protective potential; broccoli, tomato, and brightly colored fruits and vegetables, etc. Do any of them cure cancer? No. Do any of them prevent cancer? No. Would you stop taking a cancer medication prescribed by an M.D. and switch to these foods or any other health food store item instead? I hope not! And if PMP is a powerful anticancer mix, do you feel comfortable ingesting an anti-cancer blend of unknown make-up in lieu of seeing an M.D.? Your call.

#5

What exactly is a therapeutic dose of a substance that is not currently prescribed or part of any therapy recognized by any M.D. or pharmaceutical company in the USA? There is no prescription mangosteen extract in the pharmacy or powder from the rind that has been quantified to enable accurate dosing. Saying that the PMP contains, for example, 500 mg of a mangosteen extract or powdered rind or powder of the whole fruit tells us what exactly? Herbalists know that chemical composition and concentration varies from year to year, crop to crop and season to season. All cause wide variation in the amount of active ingredient in many botanicals. Who is quantifying this and what is it that is being quantified? You can not go by weight alone, either. Testing to quantify and qualify are required or one is just gambling with one's health.

ORAC stands for oxygen radical absorbance capacity. Radicals are the substances that naturally form in your tissue and blood as a result of normal cellular activities such as digestion, respiration, strenuous exertion and injury or unnaturally as a result of exposure to pollutants, poisons, cigarette smoke, radiation and so on. They are, as a group, considered a problem if they linger long enough in your system to attach themselves to cellular components and blood vessels because they are damaging to the health of these tissues. They oxidize them or adversely alter them at the cellular level. ORAC is a valuable indicator of how much antioxidant activity there is in a particular foodstuff. Research is active in this area because of the assumed benefit of the scavenging effects of antioxidant foods such as those mentioned above but also wine, beer, vitamin C, vitamin E and many other substances. Xanthones also show a high antioxidant activity but little is known about their effect in people. Are xanthones the best antioxidants? Totally unknown at this time.

What is also not known yet is how much antioxidant is needed or how well a particular ORAC source is absorbed. Does the body have limits as to how much can be used at a given time? If ORAC values are extremely high, can they cause damage by overdoing it or be a waste of money as the excess gets flushed from the system? All unknown at this time. Too little or too much of anything is a hazard. Even Vitamin C and the others can be consumed in excess with very bad results from toxicity. ORAC, therefore, is a quantifier but not qualifier of antioxidant benefits.

#6

This line of reasoning would have people eating anything "natural" without concern for it's chemical content. The shark's liver, a rich natural source of vitamin A, can kill you from an overdose of vitamin A. And who in their right mind would eat a poison arrow frog because it is one of God's creatures??? If you want an eye-opener, look up sassafras tea, a nice folksy tea that delivers carcinogens. Natural?

#7

Much as I hate to say it, there is some truth to this, in a way. Pharmaceutical companies can only exist if they make money. If a particular substance is very cheap or easily available and not able to be patented, then their ability to profit from that substance would be unlikely. But if there is a chemical in the rind of the mangosteen which could make it through clinical trials and then be patented or protected or synthesized, then it would make sense for a pharmaceutical firm to pursue the research. However, when a PMP site lists the scientific articles that contain the word mangosteen or xanthone and then goes on to state that big drug companies are keeping the secrets away from you, I would ask you who you think supplied the funding for the science papers the PMP company cited? Drug companies follow the money. As do the PMP companies.

#8

Jim Duke assembled a list of chemicals in the rind and edible portion of the mangosteen. At the time, he was an employee of the ARS, the Agricultural Research Service. This is part of the U.S.D.A. He was not endorsing any of the components. He was listing them. There are many and they have a very wide range of potential activities. Those activities are still largely unknown. Any claims of benefits are those of the PMP companies and not Jim Duke (personal communication). He just listed them. There may be some hidden gems in the list and there may be some phytochemicals with as yet unknown toxicity at certain levels... Feel like gambling with the unknown?


Science, as opposed to non-science, means certified testing and quantifying of the contents of any product where marketers make health claims. If the PMP company cites a specific researchers' work, then the company should be willing to submit product samples for testing to see if the substances in the paper cited are in their formulation as well and at effective levels. By citing scientific research not directly related to the company's product, it gives the false impression that the PMP company's product will provide the benefits of conclusions made by others studying different substances. For example, if a PMP company cites a study in which beta mangostin was used on a particular cancer, then quantify how much beta mangostin is in the product being sold. In fact, all that really has been accomplished is the appearance of legitimacy by associating their product with citations of actual science done by actual scientists. Proof must be supplied that there is actual relevance.

This really applies to any and all claims that the benefits 'might' include anti-cancer protection (leukemia, breast cancer) or antibiotic or dermatological benefits. The PMP company should be willing to submit product samples to independent labs and universities for in vivo experimentation. Not in vitro i.e. test tubes. To truly test a product's efficacy, it has to be tested in a manner consistent with the formulation presented to the consumer, not to a lab rat or petri dish. Or it needs to be viewed as nothing more or less than a recreational beverage or product. When actual science is being conducted by scientists around the world on the extracts of the mangosteen rind, they are rarely if ever using the extracts on real people. And if they did, the chemicals in question that they have extracted for their work are what exactly? Whatever they are, how does the consumer know for a fact that they are the same as the contents of the PMP you are considering??? Please read (5) the following;

Medicinal Uses: Dried fruits are shipped from Singapore to Calcutta and to China for medicinal use. The sliced and dried rind is powdered and administered to overcome dysentery. Made into an ointment, it is applied on eczema and other skin disorders. The rind decoction is taken to relieve diarrhea and cystitis, gonorrhea and gleet and is applied externally as an astringent lotion. A portion of the rind is steeped in water overnight and the infusion given as a remedy for chronic diarrhea in adults and children.

Julia F. Morton in her "Fruits of warm climates" book. See below for citation.

I ask you, what does the rind of a mangosteen have in it that you think you need? It may provide untold numbers of benefits. It may provide none. Go forward with your eyes open.

I would like to add one final comment on this topic. Much of the promotional content is the basis for the consumption of these products. But if deeper analysis of the promotional claims shows that most if not all of the claims are lies or intentional distortions of the facts, then why would one conclude that the product works? Any person or organization who must use lies to promote their product is really telling you that their product is a fake.

Addendum

October 5, 2006

I guess it was just a matter of time. The best way to fully understand anything is to approach it with an open mind; no opinion, no prejudice, no agenda. If you have a conviction that precedes the facts, then you must provide proof that stands up to testing again and again and again. This is the basis of science.

I routinely check the internet for actual (as opposed to paid for) news about the mangosteen. I have been doing this for years and have marveled at the explosion of web sites that claim to be releasing breaking "news" or "discoveries" to the public when in fact they are really just running glorified advertisements. Infomercials. Presumably paid for by someone in need of this kind of exposure. So it was with some relief when I stumbled upon the following articles with titles that you should search for on your own so you can see the sources with your own eyes. Try Google or Yahoo or MSN, enter the word "mangosteen" and then search "news." Which see;

UPDATE 1-XanGo juice drink maker gets US FDA warning

Tue Oct 3, 2006 2:41pm ET

From Reuters

***************************

FDA Warns XanGo Juice Maker

from

http://www.fda.gov/foi/warning_letters/archive/g6031d.htm

*****************************

XanGo and the FDA

This is by Linda Fantin and Robert Gehrke with

The Salt Lake Tribune

*************************************

Coincidentally, a very interesting article by Jeffrey Ressner showed up at about the same time. His affiliation is with Time magazine. Check out the MLM or multilevel marketing commentary while the link is still live. For some people reading about processed mangosteen products and contemplating how involved they want to be with them, it will help to put the supplement industry in a light this industry may not appreciate.

http://www.time.com/time/insidebiz/article/0,9171,1541294,00.html


Bibliography

(1) Richards, A. J. Studies in Garcinia, dioecious tropical forest trees: the origin of the mangosteen G. mangostana L.). Botanical Journal of the Linnean Society (1990). 103: 301-308

(2) Carl M. Ramage, Lillian Sando, Cameron P. Peace, Bernard J. Carroll & Roderick A. Drew. Genetic diversity revealed in the apomictic fruit species Garcinia mangostana L. (mangosteen). Euphytica 136: 1-10. 2004

(3) Chinawat Yapwattanaphun and Suranant Subhadrabandhu. Phylogenetic relationship of mangosteen (Garcinia mangostana) and several wild relatives (Garcinia spp.) revealed by ITS sequence data. J. Amer. Soc. Hort. Sci. 129 (3): 368-373. 2004.

(4) Dukes, James. http://www.ars-grin.gov/duke/ and http://www.ars-grin.gov/duke/warning.html

(5) Morton, Julia F. Fruits of warm climates. Published by Julia F. Morton. 1987.

Ilmu, non-ilmu pengetahuan dan omong kosong



Saya pertama kali reserved nama domain mangosteen.com kembali pada tahun 1990.Aku melakukannya untuk alasan yang sangat sederhana dan mudah. Saya memiliki sebuah peternakan di daerah tropis di mana saya tumbuh buah ini indah untuk produksi komersial dan penjualan. Kebanyakan orang akan melihat buah untuk pertama kalinya dalam tahun-tahun mendatang dan ingin tahu lebih banyak. Saya tahu saya perlu mendidik konsumen tentang buah eksotis, setidaknya eksotis kepada orang-orang di Amerika Serikat, dan di mana lebih baik untuk mencari informasi dari mangosteen.com. Yang kemudian.



Saat ini, manggis ketika diproses dengan kulit serta bagian dimakan adalah subyek dari ribuan, mungkin puluhan ribu situs web karena dugaan manfaat kesehatan. Saya hanya bisa menebak berapa banyak produk yang ada di luar sana dengan jumlah yang tak terhitung formulasi sebagai minuman, lotion, teh, pil, serbuk, ekstrak, dan sebagainya. Saya tidak bisa mengatakan jika beberapa lebih baik atau lebih buruk daripada yang lain berkaitan dengan manfaat kesehatan yang dituduhkan. Untuk kesederhanaan dan kemudahan (dan karena aku tidak mengetik!) Saya tidak mau harus merujuk secara tertulis berulang untuk setiap formulasi tertentu atau produk apapun perusahaan khusus dari masing-masing dan setiap kali di situs web ini, saya telah memilih bukan untuk gumpalan bersama seluruh seluruh manggis yang mengandung produk olahan dan merujuk kepada mereka sebagai "PMP." Pikirkan hal ini sebagai "keseluruhan Produk Olahan Manggis". Ketika manggis segar hanya ditekan untuk jus segar, ini bukan apa yang saya maksudkan. Saya berharap bahwa suatu hari jus segar akan tersedia karena cukup hebat. Baca terus.



Selama beberapa tahun terakhir, saya telah menerima permintaan mingguan dari orang yang ingin mengetahui apakah mangosteen.com nama domain ini untuk jual, sewa, sewa, penempatan banner, kemitraan atau tersedia untuk semua jenis lain dari promosi PMP menggunakan domain ini. Hal ini tidak.



Saya telah email dan menelepon umumnya oleh orang-orang sopan tetapi tidak selalu.Saya telah dihina dan dilecehkan oleh dan beberapa mengira mereka bisa memakai saya turun atau membuat penawaran lebih tinggi dan tinggi sampai aku akhirnya menyerah Tolong berhenti. Ini bukan tentang uang, ini adalah tentang etika dan tambang tidak memiliki harga. Orang juga berusaha untuk hanya mengambil domain ini dan mencoba untuk mendapatkannya host tanpa memilikinya! Dan itu adalah palsu oleh beberapa individu juga tapi saya yakin niat mereka, baik, jelas.



Saya memutuskan untuk menambahkan halaman ini ke situs web mangosteen.com untuk mengatasi meningkatnya jumlah pertanyaan yang dibesarkan oleh gelombang pasang PMP memukul pasar saat ini. Saya akan menekankan sebelum aku pergi bahwa saya tidak memiliki keterlibatan keuangan dengan perusahaan PMP oleh pilihan. Saya juga akan menambahkan bahwa tidak ada yang memiliki lebih untuk memperoleh hasil dari bukti ilmiah manfaat apapun melekat pada manggis mengkonsumsi dalam bentuk apapun atau dalam perumusan, segar atau diproses, daripada saya ... karena saya tumbuh mereka untuk penjualan segar. Di sisi lain, jika manggis adalah untuk akhirnya dinodai oleh masalah yang berhubungan dengan konsumsi dari setiap berbagai produk olahan, maka mungkin meluap dan mempengaruhi kemampuan saya untuk pasar buah segar. Jadi halaman ini di situs web. Saya tidak menyatakan bahwa setiap masalah timbul dengan PMP di manapun di situs web ini. Saya tahu tidak ada sampai saat ini.



Ilmu pengetahuan



The botani dari manggis adalah sebagai berikut. Nama Latin manggis adalah Garcinia mangostana L. genus Garcinia dinamai untuk menghormati Laurent Garcin, seorang penjelajah Perancis abad ke 18 dan kolektor tanaman. Linnaeus, "L" setelah mangostana nama spesies, dihormati karyanya dengan menamai genus Garcinia mengejarnya. Selain manggis, ada banyak spesies lain dalam genus, banyak yang menghasilkan buah yang dapat dimakan tetapi tidak ada yang indah seperti manggis.Beberapa menghasilkan gusi berharga, lilin dan pewarna. Saya akan mengatakan bahwa meskipun kata "mangga" terkandung dalam kata "manggis" ada hubungan tidak botanikal. Mangga dan manggis sama sekali tidak terkait di tingkat genus atau keluarga, hanya berbagi beberapa huruf yang sama.



Naik skala atau hirarki, dari genus Garcinia jatuh dalam keluarga Clusiaceae tanaman.Ini adalah nama baru untuk keluarga dan pengganti nama keluarga mantan, Guttiferae.Perubahan ini dibuat beberapa tahun yang lalu oleh organisasi internasional tatanama botani. deskripsi botani lebih lanjut tersedia secara online maupun dalam teks botani dan saya akan menyerahkan kepada mereka yang mencari lebih dari deskripsi teknis untuk pergi ke sumber-sumber tersebut secara langsung. Sebuah teks yang sangat baik dan sumber untuk sejumlah besar informasi teknis banyak buah-buahan tropis dan kacang-kacangan dapat ditemukan di "Sumber Daya Tanaman Asia Tenggara No 2. Buah dimakan dan kacang-kacangan." (1992). Buku ini, oleh EWM Verheij dan RE Coronel, merupakan sumber daya yang luar biasa yang memberikan rincian untuk semua tingkatan beasiswa.



Beberapa ciri-ciri dari diskusi beruang manggis lebih lanjut karena mereka telah memainkan peran utama dalam membatasi sejauh mana manggis telah ditanam di seluruh dunia. Sebagai contoh, benih-benih manggis dianggap "bandel."







Ini berarti bahwa mereka sangat pendek-hidup dan harus tetap lembab atau mereka mati hampir segera setelah mereka mengering. biji Manggis dapat disimpan hidup di lumut gambut lembab selama berminggu-minggu dan ini adalah bagaimana mereka biasanya dikirim ke lokasi yang jauh. Holding benih manggis dalam medium lembab untuk menjaga mereka hidup juga menyebabkan mereka untuk segera mulai berusaha untuk tumbuh.



pohon manggis adalah dioecious, yang berarti bahwa ada pohon jantan dan pohon betina. Satu-satunya masalah dengan hal ini adalah bahwa untuk saat ini, belum ada yang bisa menemukan pohon laki-laki manapun di dunia sehingga jika mereka ada, mereka cukup jarang. Secara global, adalah mungkin bahwa ada pernah ada pohon manggis laki-laki. Ini menempatkan seluruh beban di pohon perempuan untuk mengabadikan spesies. Tidak ada laki-laki berarti serbuk sari tidak, meskipun berisi anther bunga betina steril sempurna di mana serbuk sari biasanya akan ditemukan.Tanpa serbuk sari, tidak ada cara untuk menyuburkan bunga betina dan menciptakan bibit yang benar dengan sifat-sifat genetik variabel. Sebaliknya, pohon-pohon manggis perempuan berhasil dalam melestarikan spesies oleh sebuah proses yang dikenal sebagai apomixis atau agamospermy. Dinding melapisi ovarium dari bunga betina, yang nucellus, persediaan bahan yang kemudian akan berkembang dalam segmen buah dan menjadi apa yang efektif bibit yang diproduksi secara aseksual. Sebagai akibatnya, menghasilkan tiruan dari pohon induknya.



Dalam cara yang mirip dengan sebuah umbi kentang, benih tidak memiliki struktur internal yang normal ditemukan dalam biji jenis tumbuhan yang paling 'dan dapat ditanam di setiap orientasi, tumbuh tunas baru dari bawah tanah titik tertinggi. Tampak juga tidak ada akar rambut pembangunan di manggis yang negatif dapat mempengaruhi serapan hara. Keterlibatan dengan organisme mikoriza memainkan peran utama dalam kemampuan manggis untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan dari tanah. Lebih lanjut menghambat kemungkinan bertahan hidup, ukuran benih sesuai dengan ukuran dan kekuatan bibit dan biji kecil tidak menanam layak karena mereka menghambat perkembangan awal.



Dan kemudian ada masalah terakhir dengan pertumbuhan pada bulan-bulan awal. Akar keran yang membentuk tampaknya disesuaikan dengan sedikit lebih dari serapan air dan selama 6 bulan pertama atau lebih, bibit kehidupan hampir secara eksklusif dari isi pasokan gizi awal benih itu. Hanya setelah mengatasi semua rintangan ini bahwa tanaman manggis kemudian dapat melanjutkan keberadaannya sudah ditantang. Dan hasil yang serupa selama beberapa tahun ke depan sebelum mencapai jatuh tempo dan menghasilkan buah. Hal ini karena bibit manggis berjalan melalui apa yang dikenal sebagai periode remaja dengan persyaratan ketat untuk tingkat cahaya dan pasokan air. Banyak pohon tropis masa remaja di mana mereka perlahan-lahan tumbuh ke atas dari lantai hutan sangat teduh, secara bertahap meraih kanopi cerah di atas. Hal ini sering disertai dengan struktur daun yang cukup berbeda dari daun pohon dewasa dan lebih efisien untuk penyerapan cahaya. Dalam banyak kasus, ini adalah strategi bertahan hidup, tetapi memungkinkan bibit yang terjadi pada tanah dan tumbuh di lokasi yang rendah cahaya untuk mengulur waktu mereka, berharap untuk sebuah kesempatan pada tingkat cahaya yang lebih baik kemudian. Dalam kasus manggis, periode ini bisa berlangsung selama beberapa dekade. Pada bagian, ini telah memberikan manggis reputasi keliru tentang membutuhkan 10 tahun atau lebih untuk mencapai produksi jatuh tempo dan buah. Cukup tidak benar. Dalam kondisi ideal (pembibitan tanaman), buah pertama dapat segera 6 tahun setelah kecambah benih tetapi periode cahaya awal yang rendah masih tetap penting selama dua tahun pertama.



Karena tidak ada sumber serbuk sari dan karena itu tidak ada pemupukan seksual, tidak ada persilangan dan pencampuran gen yang akan menyediakan sarana untuk pengembangan variasi dan seleksi. Hal ini dapat terjadi tetapi akan memerlukan teknik laboratorium untuk memanipulasi pergerakan bahan genetik di dalam nukleus dan struktur lain dari sel. Fitur pada tanaman tidak semua yang langka. benih rumput Lawn hasil dari jenis produksi 'benih' dan itu adalah keuntungan di mana keseragaman yang diinginkan.



Karena benih tidak muncul dari pembuahan, variasi genetik dianggap hampir tidak ada.Sebagian besar sumber-sumber tertulis menyebutkan kurangnya variasi atau atribut apapun fenotipe yang berbeda (visual diamati ekspresi gen) untuk perbedaan halus di lingkungan di mana pohon ditanam. Dengan kata lain, di antara seratus pohon di lapangan bersama, perbedaan-perbedaan kecil dalam struktur tanah atau kimia atau retensi air dari satu tempat ke yang berikutnya akan memperhitungkan setiap perbedaan visual dalam tampilan pohon atau buah mereka. Di sebagian besar bisa tapi ternyata ada banyak lagi terjadi pada tingkat genetik.



Sejak benih muncul dari dinding sel bunga pohon betina dan efektif tiruan dari pohon induknya, bibit telah gen-nya utuh dan tidak berubah dari generasi ke generasi. Hal ini menyebabkan banyak untuk menyimpulkan bahwa semua pohon manggis di dunia secara genetik identik tapi ini paling pasti tidak begitu (2, 3). Beberapa percobaan telah dilakukan mengambil keuntungan dari DNA yang terbaru dan teknik analisis RNA dan ternyata bahwa ada variasi yang signifikan secara global di antara populasi yang berbeda dari manggis. Ada sebagian besar yang memiliki dasarnya sama make-up genetik (genotipe) tetapi ada jumlah yang signifikan yang tidak.



Hal ini membawa saya ke sebuah diskusi tentang kromosom manggis. Aku akan mengatakan pekerjaan yang sedang dilakukan sekarang untuk mencoba dan lebih pemahaman kita tentang genetika manggis karena memiliki potensi besar seperti tanaman pohon buah. Sampai saat ini, belum ada yang menerbitkan kertas yang bisa menyatakan jumlah kromosom dalam manggis dengan pasti namun ini bisa berubah setiap hari. Dikenal sebagai seorang kariotipe, jumlah kromosom telah dilaporkan dengan variasi yang luas seperti jumlah untuk dianggap tidak dikenal. Pertanyaan kunci yang ditinjau adalah, apakah manggis timbul sebagai hasil persilangan antara dua spesies langka Garcinia berbeda (1)? Dan jika hal itu, apakah acara ini relatif jarang, persimpangan dari dua spesies, menjelaskan sebagian kesulitan dalam memproduksi keturunan dari kedua jenis kelamin pohon, memiliki serbuk sari yang layak atau menunjukkan tingkat pertumbuhan yang sangat lambat awal?



Pertanyaan-pertanyaan ini ketika menjawab akan pergi jauh dalam membantu para peneliti untuk mengembangkan varietas baru (varietas budidaya) buah ini indah. Ada kemungkinan bahwa manggis merupakan hasil persilangan antara dua spesies Garcinia yang ganda kromosom biasa mereka count (poliploidi), memungkinkan mereka untuk saling kawin dan menghasilkan keturunan steril. Selama pembelahan sel, setiap rangkaian ganda kromosom (pasangan homolog) akan dapat menemukan kromosom lain sebanding dengan berpasangan dengan dan kemudian mengaktifkan pembelahan sel untuk melanjutkan sampai selesai. Seperti tidak mungkin karena hal ini serangkaian acara akan terlihat, hal itu telah terjadi berulang kali di kerajaan tanaman.Hal ini dimungkinkan dengan manggis yang telah terjadi lebih dari sekali dan pada locales yang berbeda. Selain mutasi dan pergeseran genetik, ini bisa membantu menjelaskan beberapa variasi yang ditemukan pada sampel genetik. Hal ini juga bisa membantu para peneliti untuk menciptakan garis manggis baru dengan menentukan yang merupakan spesies induk. Satu kemudian dapat memanipulasi jumlah kromosom mereka, memungkinkan persimpangan dari dua spesies untuk menciptakan varietas baru.



manggis secara historis telah memuji (lihat Sejarah dan Cerita Rakyat) untuk berabad-abad oleh semua orang yang ditemui itu. Interior edible terkenal untuk terburu-buru leleh tak terlukiskan yang manis-asam rasa. Tapi selain dari harta karun yang dapat dimakan di dalam lambung, kulit buah (teknis pericarp a) juga menjadi bagian dari pengobatan Ayurvedic dan telah dihargai sepanjang rentang asli untuk kualitas obat. kulit ini memiliki keragaman besar bahan kimia organik kompleks (lihat Duke bawah), antara yang asam tannic dan santon. Xanthone terdiri banyak dari klaim promosi tetapi mungkin menjadi asam samak yang menjelaskan mengapa telah digunakan hampir secara eksklusif sebagai zat dan bantuan dalam mengendalikan disentri, diare dan sebagainya. Untuk beberapa abad terakhir, penggunaan obat utama rinds manggis telah untuk disentri, penyakit, yang jarang pernah muncul lagi di Amerika hari ini atau sebagian besar Eropa. Bahkan, kulit yang mengandung asam tannic begitu banyak, disarankan oleh seseorang di abad ke-19 (New York Times, 27 Oktober 1881) bahwa mereka akan dikirim massal ke AS untuk membantu dalam penyamakan kulit. Menurut artikel ini, masuk akal karena manggis rinds mengandung tanin lebih dari yang ditemukan di kulit kayu ek!



Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai palatabilitas produk manggis yang mengklaim menjadi formulasi buah utuh. Akan terlalu pahit untuk mengkonsumsi kecuali ekstrak dimodifikasi secara kimia atau begitu encer bisa ditutupi oleh pemanis.Bayangkan rasa jika Anda menempatkan seluruh jeruk dalam blender, kulit pahit dan semua. Seperti untuk membuat jus keluar dari hanya bagian interior dimakan, Anda mungkin kehilangan keluar pada sebagian besar atau seluruh santon kompleks yang ditemukan di kulit buah. Dengan demikian kebutuhan untuk buah utuh. Dan karena USDA tidak mengizinkan impor manggis segar dari mana saja di Asia Tenggara tulisan ini, buah jika diproses di AS harus dibekukan sebelum bisa mendapatkan entri.



Nutrisi



Tabel di bawah ini terdiri dari hasil gizi dilakukan di laboratorium pengujian makanan AS yang sepenuhnya disertifikasi dan diakreditasi. Buah yang digunakan adalah dipilih dari tanaman 2006 yang kecil dan dari pohon-pohon muda. Hasilnya mungkin pergeseran beberapa seperti pohon-pohon dewasa tapi mungkin tidak banyak.Analisis di bawah ini dari batch total 32 buah. Berat setiap buah, rata-rata, sekitar 4 ons atau 113,4 gram. Dengan benih disertakan, jumlah bagian yang dapat dimakan adalah 32,3% tetapi saya tidak menganggap benih yang akan sangat lezat. Tanpa benih, berat total hanya bagian dapat dimakan dari buah manggis adalah sekitar 29% dari berat total buah utuh.



Lihat nilai-nilai dalam tabel di bawah ini ditandai dengan tanda bintang



* PH



PH manggis cukup rendah. Sendiri ini akan membuat untuk buah sangat asam kalau bukan karena efek kompensasi tersebut kadar gula tinggi. Ini adalah di jantung popularitas manggis dan menjelaskan mengapa buah segar sangat intens dalam rasa.



** Brix



Jumlah ini dihitung menggunakan refraktometer di lapangan. Nilai tinggi dan mencerminkan konsentrasi signifikan terhadap gula. Kombinasi dengan keasaman yang kuat membuat manggis segar seperti pengalaman mencicipi terlupakan.



*** Kalium



Ini adalah salah satu nutrisi yang membantu untuk membuat buah manggis segar sumber yang sangat baik dari unsur penting. Kalium dalam diet memainkan peran vital dalam tingkat energi dan kesehatan jantung.







Fruktosa 2,4%

Sukrosa 10,0%

Glukosa 2,2%

Maltosa .1%

Laktosa <0,1%

pH 3,52 *

Moisture/VAC/70C/CWt 80,69%

Protein 0,50%

Brix ** 18,8%

Fiber, total diet 1,35%

Riboflavin (Vitamin B2) <0,08% mg/100g

Vitamin B1 thiamin) 0,08 mg/100g

Vitamin A / B-karoten <50 IU/100g

Vitamin C 7,2 mg/100g

Vitamin E 0.6 IU/100g

Nitrogen (TKN) 0,08%

Fosfor 9.21 mg/100g

*** Kalium 61,6 mg/100g

Kalsium 5,49 mg/100g

Tembaga 0,06 mg/100g

Besi 0,17 mg/100g

13.9 Magnesium mg/100g

Mangan 0.10 mg/100g

Natrium 6,43 mg/100g

Seng 0,12 mg/100g





Non-Sains ... dan omong kosong!



Sejarah dan cerita rakyat dari manggis yang ditangani dengan pada halaman lain dalam situs ini. Halaman sebelum Anda adalah tentang penelitian ilmiah saat ini sedang dilakukan pada manggis, Garcinia mangostana L. manggis ilmu berarti eksperimen penelitian yang dapat dan telah diulang di laboratorium independen, yang menggunakan kontrol dan kerai ganda, memiliki analisis kimia dilakukan olehlaboratorium independen dengan sertifikasi nasional dan tidak ada koneksi keuangan atau kemitraan dengan perusahaan membayar bagi hasil. Sains tidak ketika hasil eksperimen berasal dari 'di rumah' tes atau lab uncertified atau "hasil tidak diterbitkan" atau dari seorang teman Anda yang tahu kimia organik.



Sebelum saya melanjutkan, saya ingin menarik perhatian Anda ke Memorial internasional terkenal Sloan-Kettering Cancer Center dan halaman yang relevan di situs web mereka, sebagai berikut;



http://www.mskcc.org/mskcc/html/60765.cfm



Berikut adalah beberapa contoh saat on line di situs PMP berbeda dari apa yang saya maksud dengan non-ilmu pengetahuan;



1) Anekdot dan testimonial dari manfaat yang luar biasa, penyakit yang tampaknya memudar dengan teratur (pembelian) gunakan



2) Referensi untuk menggunakan obat fiktif dari sejarah



3) Tidak terverifikasi belum teruji dan rekomendasi dokter, otoritas gizi, orang dengan Ph D's



4) Referensi untuk penelitian ilmiah dengan manggis kata dalam mereka di suatu tempat, di mana saja



5) Referensi untuk "dosis terapi" dari ekstrak manggis atau orac atau santon



6) Pernyataan bahwa Allah menciptakan manggis, memiliki kewenangan lebih tinggi dari FDA (saya anak Anda tidak!)



7) Referensi ke konspirasi farmasi besar menjaga rahasia manggis dari Anda



8) Mengutip Jim Duke kertas USDA (4)



Mari saya mulai dengan # 1.



Bukti anekdotal memerlukan lompatan iman. Anda harus memilih untuk percaya jika Anda ingin percaya, bukan karena kau tahu itu benar. Siapa orang yang mengatakan itu? Bagaimana Anda tahu itu pernah dikatakan dan tidak dibuat untuk tujuan promosi?Apakah itu benar-benar orang yang menggunakan produk? Apakah seseorang dibayar untuk mengatakan atau seseorang yang menjual produk? Apakah efek plasebo?Apakah orang tersebut memiliki keterlibatan keuangan dengan perusahaan? Ini bukan untuk mengatakan bahwa komentar anekdot atau testimonial yang berharga. Tapi mereka tidak ilmiah diperoleh atau diverifikasi dan dengan demikian bukan merupakan dasar yang baik untuk membuat keputusan kesehatan. Seperti semua orang tahu, pengetahuan atau cerita terkadang folkloric diteruskan terus di bawah pengawasan ilmiah, yang mengarah ke penelitian lebih lanjut. Mereka kemudian menjadi dasar untuk pengetahuan diverifikasi. Tetapi sebagian besar waktu, anekdot dan testimonial tidak berdasar dan hasil ketidaktahuan atau kebetulan sederhana. Mereka harus diambil dengan sebutir garam di terbaik jika tidak ada pembuktian ilmiah dari klaim yang dibuat.



# 2



Akan kembali beberapa abad, satu-satunya dapat menemukan jumlah yang sangat terbatas informasi mengenai menggunakan obat manggis. Pengetahuan medis yang apa itu, mungkin ada manfaat telah yang tidak diketahui oleh pengguna yang bekerja di latar belakang tanpa kesadaran mereka. Yang mengatakan, referensi yang paling umum sejarah berulang penggunaan obat berkaitan dengan astringence dan oleh karena efek diuretik dari kulit manggis tersebut. Cukup banyak, itu untuk disentri. Saya harus menambahkan bahwa berbagai vendor PMP ingin memberikan blurbs mereka sentuhan berkelas dan membuang dalam kata-kata yang tampaknya canggih untuk menambah gravitas atau arti ke presentasi mereka. favorit saya adalah referensi sering untuk "ahli Taurat" karena relatif jarang terlihat kata pada hari ini. Melihat itu, latihan tidak sering digunakan oleh dimwits yang menulis omong kosong ini, kita melihat bahwa kata ini sebenarnya mengacu pada;



1: anggota kelas belajar di Israel kuno melalui masa Perjanjian Baru mempelajari Kitab Suci dan bertindak sebagai penyalin, editor, guru, dan ahli hukum

2 a: seorang pejabat atau sekretaris umum atau petugas b: mesin fotokopi naskah

3: WRITER; khusus: WARTAWAN



Dari;



http://www.mw.com/cgi-bin/dictionary?sourceid=Mozilla-search&va=scribe



Pada dasarnya, seorang "juru tulis" adalah seseorang yang memiliki pena dan salinan tulisan-tulisan orang lain; '. Menuliskan' mereka Ahli Taurat dari tadi adalah 1) di Israel dan tidak pernah melihat atau mendengar ada manggis atau 2) adalah sekretaris atau orang-orang yang orang lain bekerja 'menuliskan' atau 3) memiliki alat tulis dan menulis tentang hal-hal. Referensi berulang untuk "juru tulis" adalah hasil dari masing-masing orang berotak udang pemasar mencuri salinan setiap iklan lain. Sebuah saat yang membanggakan untuk kalian semua. Mungkin kadang-kadang penulis berarti plagiat.



# 3



Penggunaan profesional terlatih untuk mendukung klaim produk adalah salah satu yang mengagumkan. Siapa yang lebih baik untuk mengandalkan! Dan mereka harus nyaman sepenuhnya mengungkapkan pendidikan mereka, sekolah, derajat dan tahun-tahun mereka menyelesaikan program-program yang menerima gelar mereka masuk Untuk mencegah konflik kepentingan, para ahli selalu harus sepenuhnya mengungkapkan keterlibatan keuangan mereka dengan perusahaan yang produknya mereka mendorong atau komentar mereka berpotensi berprasangka dan dikompromikan. Jika mereka terlibat secara finansial, mereka harus katakan demikian. Tidak ada yang salah potensial dengan keterlibatan keuangan dan sebenarnya itu bisa menjadi kesaksian untuk iman mereka dalam produk yang bersangkutan. Setelah keterlibatan mereka di tempat terbuka, kemudian presentasi mereka dengan tulus hasil direproduksi diverifikasi harus diperiksa dan dinilai dengan pikiran terbuka. Dan mereka, para ahli, harus bersedia untuk mengundang pengawasan dan pengujian ulang klaim mereka.



# 4



Hal ini mungkin yang paling ofensif dari semua pemasaran PMP klaim di luar sana.ilmuwan yang sah dari universitas terakreditasi dan perusahaan farmasi yang terus menguji bahan kimia yang berbeda dari tanaman untuk mencoba dan mengisolasi zat yang mungkin memberikan manfaat untuk memperpanjang dan meningkatkan kehidupan. Saya tidak akan mengutip karya mereka di sini bisa disalahartikan sebagai alat promosi tetapi semua orang perlu lakukan adalah pergi ke www.scirus.com dan masukkan pencarian istilah "manggis." ilmu pengetahuan aktual dan makalah independen aktual oleh ilmuwan sejati akan muncul.



Bahan kimia terutama di kulit dari manggis sangat kompleks dan dalam beberapa kasus unik untuk buah ini. Mereka diisolasi dengan ekstraksi etanol sederhana dan atau dengan cara yang lebih canggih ketika zat tertentu sedang dicari untuk tes yang sangat spesifik. Perbedaannya adalah penting. Yang pertama adalah minyak mentah, menghasilkan sup puluhan atau lebih bahan kimia. Metode yang terakhir ini tersetel dan produk yang dihasilkan harus diuji untuk memverifikasi komposisi kimianya. Either way, pekerjaan dilakukan untuk menunjukkan tanggal tersebut beberapa bahan kimia di kulit manggis bisa menunjukkan beberapa manfaat terhadap kanker payudara, leukemia, bakteri patogen, kanker usus besar dan seterusnya ... dalam tabung tes-dipertahankan jalur sel kanker dan pada tikus. Tidak dalam hidup orang. Ada sangat menjanjikan petunjuk dari manfaat yang mungkin di jalan. Kami tidak jalan itu belum.



Perhatikan bahwa studi di atas dimaksud adalah mengisolasi dan menggunakan zat-zat tertentu diekstrak dari buah atau seluruh kulit manggis. Agar sebuah perusahaan untuk mempromosikan manfaat dari PMP, mereka harus membuktikan bahwa produk mereka mengandung bahan kimia yang sama seperti yang digunakan dalam studi ilmiah mereka menyoroti di situs web mereka. Bukti bahwa kimia tertentu dalam artikel sains juga di PMP tampaknya masuk akal bagi saya. Atau apa relevansi artikel dikutip di tempat pertama?



Dan satu lagi item untuk # 4. Banyak makanan menawarkan kanker-pelindung potensial; brokoli, tomat, dan buah-buahan berwarna cerah dan sayuran, dll Jangan salah satu dari mereka menyembuhkan kanker? Nomor Apakah ada di antara mereka mencegah kanker? Tidak Apakah Anda berhenti minum obat kanker yang diresepkan oleh MD dan beralih ke makanan ini atau makanan kesehatan lainnya item toko saja?Saya harap tidak! Dan jika PMP adalah campuran antikanker yang kuat, apakah Anda merasa nyaman menelan anti-kanker tidak diketahui campuran make-up sebagai pengganti melihat MD? Panggilan Anda.



# 5



Apa sebenarnya adalah dosis terapeutik suatu zat yang saat ini tidak diresepkan atau bagian dari setiap terapi yang diakui oleh MD atau perusahaan farmasi di Amerika Serikat? Tidak ada manggis ekstrak resep di apotek atau bubuk dari kulit yang telah dihitung untuk memungkinkan pemberian dosis yang akurat. Mengatakan bahwa PMP berisi, misalnya, 500 mg ekstrak manggis atau kulit bubuk atau bubuk dari buah utuh mengatakan kepada kita apa sebenarnya? Herbalists tahu bahwa komposisi kimia dan konsentrasi bervariasi dari tahun ke tahun, tanaman untuk tanaman dan musim ke musim. Semua variasi yang luas menyebabkan dalam jumlah bahan aktif dalam tumbuhan banyak. Siapa yang mengukur ini dan apa itu yang sedang dihitung? Anda tidak dapat pergi dengan berat sendiri, baik. Pengujian untuk mengukur dan memenuhi kualifikasi yang diperlukan atau satu hanya berjudi dengan kesehatan seseorang.



Orac singkatan dari kapasitas serapan radikal oksigen. Radikal adalah zat yang secara alami terbentuk dalam jaringan Anda dan darah sebagai akibat dari kegiatan selular normal seperti pencernaan, respirasi, pengusahaan berat dan cedera atau tidak wajar sebagai akibat dari paparan polusi, racun, asap rokok, radiasi dan sebagainya.Mereka adalah, sebagai kelompok, dianggap masalah jika mereka berlama-lama cukup lama di sistem anda untuk melekatkan diri pada komponen seluler dan pembuluh darah karena mereka merusak kesehatan jaringan-jaringan. Mereka mengoksidasi mereka atau negatif mengubah mereka di tingkat sel. Orac merupakan indikator yang berharga dari berapa banyak aktivitas antioksidan yang ada dalam suatu bahan makanan tertentu. Penelitian aktif di daerah ini karena diasumsikan manfaat efek scavenging makanan antioksidan seperti yang disebutkan di atas tetapi juga anggur, bir, vitamin C, vitamin E dan zat lainnya. Xanthone juga menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi tetapi sedikit yang diketahui tentang pengaruh mereka pada manusia. Apakah santon antioksidan terbaik? Benar-benar diketahui saat ini.



Yang juga belum diketahui adalah bagaimana antioksidan yang dibutuhkan atau seberapa baik sumber orac tertentu diserap. Apakah tubuh memiliki batasan untuk berapa banyak yang dapat digunakan pada waktu tertentu? Jika orac nilai-nilai yang sangat tinggi, dapat mereka menyebabkan kerusakan oleh berlebihan atau membuang-buang uang sebagai kelebihan mendapat memerah dari sistem? Semua diketahui saat ini. Terlalu sedikit atau terlalu banyak hal yang bahaya. Bahkan Vitamin C dan yang lainnya dapat dikonsumsi lebih dengan hasil yang sangat buruk dari keracunan. ORAC, oleh karena itu, adalah kualifikasi quantifier tetapi tidak manfaat antioksidan.



# 6



Baris ini penalaran akan orang makan apa-apa "alami" tanpa memperhatikan itu konten kimia. Hati ikan hiu, sumber alami yang kaya vitamin A, dapat membunuh Anda dari overdosis vitamin A. Dan siapa yang waras mereka akan makan panah racun katak karena merupakan salah satu ciptaan Allah? Jika Anda ingin membuka mata, melihat ke atas teh sassafras, teh sederhana bagus yang memberikan karsinogen.Alam?



# 7



Meski Aku benci mengatakannya, ada beberapa kebenaran ini, dengan cara.Perusahaan farmasi hanya bisa ada jika mereka menghasilkan uang. Jika suatu zat tertentu sangat murah atau mudah didapat dan tidak dapat dipatenkan, maka kemampuan mereka untuk mendapatkan keuntungan dari substansi yang akan tidak mungkin. Tetapi jika ada kimia dalam kulit dari manggis yang dapat membuatnya melalui uji klinis dan kemudian akan dipatenkan atau dilindungi atau disintesis, maka akan masuk akal bagi sebuah perusahaan farmasi untuk mengejar penelitian. Namun, ketika sebuah situs PMP daftar artikel ilmiah yang berisi kata atau santon manggis dan kemudian melanjutkan dengan menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan obat besar adalah menjaga rahasia menjauh dari Anda, saya akan meminta Anda yang Anda pikir memasok pendanaan untuk kertas ilmu pengetahuan perusahaan PMP dikutip?Narkoba perusahaan mengikuti uang. Seperti halnya perusahaan PMP.



# 8



Jim Duke mengumpulkan daftar bahan kimia di bagian kulit dan dapat dimakan dari manggis. Pada saat itu, ia adalah seorang karyawan dari ARS, Pertanian Research Service. Ini merupakan bagian dari U.S.D.A. Dia tidak mendukung salah satu komponen. Dia mendaftarkannya. Ada banyak dan mereka memiliki rentang yang sangat luas kegiatan potensial. Kegiatan tersebut masih belum diketahui. Klaim manfaat adalah mereka dari perusahaan PMP dan bukan Jim Duke (komunikasi pribadi). Dia hanya terdaftar mereka. Mungkin ada beberapa permata tersembunyi di daftar dan mungkin ada beberapa phytochemical dengan toksisitas yang belum diketahui pada tingkat tertentu ... Merasa seperti berjudi dengan tidak diketahui itu?







Sains, sebagai lawan dari non-sains, berarti bersertifikat pengujian dan penjumlahan isi dari setiap produk di mana pemasar membuat klaim kesehatan. Jika perusahaan PMP mengutip sebuah karya peneliti tertentu ', maka perusahaan harus bersedia untuk menyerahkan contoh produk untuk pengujian untuk melihat apakah zat di kertas dikutip dalam formulasi mereka juga dan pada tingkat yang efektif. Dengan mengutip penelitian ilmiah tidak terkait langsung dengan produk perusahaan, memberikan kesan palsu bahwa produk perusahaan PMP akan memberikan keuntungan dari kesimpulan yang dibuat oleh orang lain mempelajari substansi yang berbeda. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan PMP mengutip sebuah studi di mana mangostin beta telah digunakan pada kanker tertentu, kemudian mengukur berapa banyak beta mangostin dalam produk yang dijual. Bahkan, semua yang benar-benar telah dicapai adalah munculnya legitimasi dengan mengaitkan produk mereka dengan kutipan ilmu pengetahuan yang sebenarnya dilakukan oleh para ilmuwan sebenarnya. Bukti harus diberikan bahwa ada relevansi aktual.



Ini benar-benar berlaku untuk setiap dan semua klaim bahwa manfaat 'mungkin' termasuk perlindungan anti-kanker (leukemia, kanker payudara) atau manfaat antibiotik atau dermatologis. PMP Perusahaan harus bersedia untuk menyerahkan sampel produk untuk laboratorium independen dan perguruan tinggi dalam eksperimen in vivo.Tidak dalam tabung in vitro yaitu tes. Untuk benar-benar menguji keampuhan suatu produk, itu harus diuji dengan cara yang konsisten dengan rumusan disampaikan kepada konsumen, bukan ke tikus laboratorium atau cawan petri. Atau perlu dipandang sebagai tidak lebih atau kurang dari minuman rekreasi atau produk. Ketika ilmu pengetahuan yang sebenarnya sedang dilakukan oleh ilmuwan di seluruh dunia pada ekstrak kulit buah manggis, mereka jarang jika pernah menggunakan ekstrak pada orang sungguhan. Dan jika mereka lakukan, bahan kimia tersebut bahwa mereka telah diekstraksi untuk pekerjaan mereka adalah apa tepatnya? Apapun mereka, bagaimana konsumen tahu pasti bahwa mereka sama dengan isi PMP Anda mempertimbangkan?Silakan baca (5) sebagai berikut;



Obat Kegunaan: Buah kering yang dikirim dari Singapura ke Calcutta dan ke Cina untuk penggunaan obat. Kulit buah diiris dan kering bubuk dan diberikan untuk mengatasi disentri. Dibuat menjadi sebuah salep, itu diterapkan pada eksim dan gangguan kulit lainnya. Rebusan kulit diambil untuk meringankan diare dan sistitis, gonore dan gleet dan diterapkan secara eksternal sebagai lotion astringent. Sebagian kulit yang direndam dalam air semalam dan infus diberikan sebagai obat untuk diare kronis pada orang dewasa dan anak-anak.



Julia F. Morton dalam dirinya "Buah dari iklim hangat" buku. Lihat di bawah untuk kutipan.



Aku bertanya, apakah yang kulit dari manggis ada di dalamnya yang Anda pikir Anda butuhkan? Ini dapat memberikan manfaat yang tak terkira jumlahnya. Ini mungkin menyediakan tidak ada. Pergi ke depan dengan mata terbuka.



Saya ingin menambahkan satu komentar terakhir pada topik ini. Sebagian besar konten promosi merupakan dasar untuk konsumsi produk ini. Tetapi jika analisis lebih dalam klaim promosi menunjukkan bahwa sebagian besar, jika tidak semua klaim kebohongan atau distorsi yang disengaja dari fakta, lalu mengapa satu menyimpulkan bahwa produk bekerja? Setiap orang atau organisasi yang harus menggunakan kebohongan untuk mempromosikan produk mereka benar-benar mengatakan bahwa produk mereka adalah palsu.



Tambahan



5 Oktober 2006



Saya kira itu hanya masalah waktu. Cara terbaik untuk memahami apa pun untuk mendekatinya dengan pikiran terbuka, tidak ada pendapat, tidak ada prasangka, tidak ada agenda. Jika Anda memiliki keyakinan yang mendahului fakta, maka Anda harus memberikan bukti bahwa berdiri untuk tes lagi dan lagi dan lagi. Ini adalah dasar ilmu pengetahuan.







Saya secara rutin memeriksa internet untuk aktual (sebagai lawan dibayar untuk) berita tentang manggis. Saya telah melakukan ini selama bertahun-tahun dan telah mengagumi ledakan situs web yang mengaku akan merilis melanggar "berita" atau "penemuan" kepada masyarakat padahal sebenarnya mereka benar-benar hanya menjalankan iklan dimuliakan. Infomersial. Mungkin dibayar oleh seseorang yang membutuhkan semacam ini eksposur. Jadi, dengan beberapa lega ketika saya stumbled atas artikel berikut dengan judul bahwa Anda harus mencari sendiri sehingga Anda dapat melihat sumber-sumber dengan mata sendiri. Coba Google atau Yahoo atau MSN, masukkan kata "manggis" dan kemudian mencari "berita." Yang melihat;



UPDATE 1-XanGo pembuat minuman jus mendapat peringatan US FDA

Tue 3 Okt 2006 14:41 ET



Dari Reuters



***************************



Peringatan FDA Maker XanGo Juice



dari



http://www.fda.gov/foi/warning_letters/archive/g6031d.htm



*****************************



XanGo dan FDA





Hal ini oleh Linda Fantin dan Robert Gehrke dengan

Salt Lake Tribune



*************************************



Kebetulan, sebuah artikel yang sangat menarik oleh Jeffrey Ressner muncul di waktu yang sama. afiliasi Nya adalah dengan majalah Time. Check out komentar pemasaran MLM atau multilevel sementara link masih hidup. Bagi sebagian orang membaca produk manggis tentang diproses dan merenungkan bagaimana melibatkan mereka ingin bersama mereka, ini akan membantu untuk menempatkan industri suplemen dalam cahaya industri ini mungkin tidak akan menghargai.



http://www.time.com/time/insidebiz/article/0, 9171,1541294,00. html



Bibliografi



(1) Richards, AJ Studi di Garcinia, dioecious pohon hutan tropis: asal-usul manggis G. mangostana L.). Botani Jurnal Society Linnean (1990). 103: 301-308



(2) M. Ramage Carl, Sando Lillian, Cameron P. Perdamaian, Bernard J. Carroll & A. Roderick Drew. keragaman genetik terungkap dalam spesies buah apomictic Garcinia mangostana L. (manggis). Euphytica 136: 1-10. 2004



(3) Yapwattanaphun Chinawat dan Subhadrabandhu Suranant. hubungan filogenetik dari manggis (Garcinia mangostana) dan beberapa kerabat liar (Garcinia spp.) diungkapkan oleh data sekuens ITS. J. Amer. Soc. Hort. Sci. 129 (3): 368-373. 2004.



(4) Dukes, James. http://www.ars-grin.gov/duke/ dan http://www.ars-grin.gov/duke/warning.html



(5) Morton, Julia F. Buah dari iklim hangat. Diterbitkan oleh Julia F. Morton. 1987.